Jakarta

Masjid Cut Meutia, Masjid Bersejarah di Menteng yang Dibangun Sejak Tahun 1941

Ani Nur Iqrimah | 21 Maret 2024, 05:18 WIB
Masjid Cut Meutia, Masjid Bersejarah di Menteng yang Dibangun Sejak Tahun 1941

AKURAT.CO Masjid Cut Meutia adalah salah satu masjid bersejarah yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat.

Masjid ini merupakan peninggalan sejarah penting karena terkait dengan tokoh perjuangan nasional, Cut Nyak Meutia.

Sejarahnya terkait dengan tokoh perjuangan nasional, Cut Nyak Meutia, yang namanya diabadikan untuk memperingati jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Kamis 21 Maret 2024

Masjid Cut Meutia dibangun pada tahun 1941 oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Masjid ini awalnya diberi nama "Al-Ishlah", kemudian pada tahun 1945 diubah namanya menjadi "Masjid Cut Meutia" sebagai penghargaan kepada salah satu pahlawan wanita Indonesia yang gugur dalam perjuangan kemerdekaan.

Cut Nyak Meutia sendiri adalah seorang pahlawan nasional yang berasal dari Aceh.

Baca Juga: Ramadhan Jadi Momentum PT Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gencarkan Program Santri Aman Berkendara

Ia aktif dalam perjuangan kemerdekaan dan turut berperan dalam merebut kembali kota Medan dari tangan Belanda pada tahun 1942.

Namanya diabadikan sebagai bentuk penghormatan atas jasanya dalam perjuangan kemerdekaan.

Masjid Cut Meutia menjadi salah satu peninggalan sejarah yang penting di Jakarta karena selain menjadi tempat ibadah umat Muslim, juga menjadi simbol penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan.

Baca Juga: Tak Terima, PPP Siap Ajukan Gugatan ke MK Karena Tidak Lolos Ke Parlemen

Masjid ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Hingga kini, Masjid Cut Meutia tetap menjadi salah satu masjid yang bersejarah dan menjadi tempat ibadah serta kegiatan sosial bagi umat Muslim di Jakarta Pusat.

Masjid ini juga menjadi salah satu tempat wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.