Baru 3 Hari Damai, Selat Hormuz Ditutup dan Trump Ancam Sanksi Tarif

AKURAT JAKARTA – Belum genap seminggu setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati perjanjian damai, situasi di Timur Tengah kembali bergejolak.
Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman akan memberlakukan bea masuk bagi seluruh kapal yang melintasi Selat Hormuz jika perundingan final dengan Iran berujung gagal.
Ancaman tersebut disampaikan Trump saat menghabiskan akhir pekan di Camp David.
Menurut Trump, draf awal perjanjian sebenarnya memberikan jaminan bebas bea bagi kapal-kapal di jalur minyak dunia itu selama 60 hari.
Namun, aturan main bisa berubah jika kesepakatan permanen tidak tercapai.
Trump berkilah, bahwa uang hasil penarikan bea masuk tersebut nantinya akan digunakan sebagai ganti rugi atas peran militer AS yang selama ini menjadi "Malaikat Pelindung" bagi keamanan di Timur Tengah.
Respons Kilat Iran: Selat Hormuz Langsung Diblokade
Mendengar ancaman tersebut, Iran langsung mengambil tindakan tegas dengan menutup total jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Pihak militer Iran mengelak bahwa pemblokiran ini merupakan respons atas serangan udara Israel yakni sekutu dekat AS ke wilayah Lebanon Selatan.
Teheran menilai aksi militer Israel tersebut telah mengangkangi poin-poin kesepakatan damai yang baru saja ditandatangani bersama Washington.
Melalui stasiun televisi pemerintah, militer Iran menegaskan bahwa penutupan selat ini baru langkah awal.
Jika serangan di Lebanon terus berlanjut, mereka siap mengambil tindakan yang lebih ekstrem untuk memaksa lawan mematuhi perjanjian.
Ironisnya, ketegangan baru ini meledak tepat saat utusan diplomatik AS dan Iran dijadwalkan bertemu di Swiss untuk melanjutkan negosiasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







