Jakarta

Sebanyak 330 Warga Tangerang Dapat Bantuan Pendidikan, Ada yang Kembali Sekolah Lewat Paket B dan C

Anggerhana Denni Rahmawati | 14 September 2026, 18:45 WIB
Sebanyak 330 Warga Tangerang Dapat Bantuan Pendidikan, Ada yang Kembali Sekolah Lewat Paket B dan C
Saat pendidikan jadi jalan keluar dari keterbatasan ekonomi, 330 warga Tangerang terbantu.

AKURAT JAKARTA - Bantuan pendidikan tidak selalu berarti beasiswa untuk siswa yang masih duduk di bangku sekolah.

Bagi sebagian masyarakat, dukungan pendidikan justru menjadi kesempatan untuk kembali belajar setelah sebelumnya terhenti karena keterbatasan ekonomi atau kondisi tertentu.

Hal itu terlihat dalam program CSR PIK2 bersama sejumlah mitra di Kabupaten Tangerang.

Pada Rabu (9/9/2026), sebanyak 330 penerima manfaat mendapatkan dukungan pendidikan melalui dua program yang digelar di Kecamatan Pakuhaji dan Teluknaga.

Di Pakuhaji, sebanyak 160 siswa dari jenjang SD hingga SMA, SMK, dan MA menerima bantuan pendidikan.

Program tersebut dijalankan CSR PIK2 bersama NU Care-LAZISNU Kabupaten Tangerang.

Manager HR GA NU Care-LAZISNU PBNU Dewi Rochmawati mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak di Kabupaten Tangerang.

“Banyak terima kasih kepada Agung Sedayu Group atas pemberian manfaat kepada siswa-siswi di Kabupaten Tangerang dalam bentuk beasiswa. Penerima manfaat tahun 2026 ini sebanyak 160 anak,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, kolaborasi tersebut telah berlangsung selama dua tahun dan diharapkan terus berkembang sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak generasi muda.

Hal serupa disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Tangerang KH Faisal.

Baca Juga: BBM Langka Sampai Ganggu Sekolah di Makassar, Mendagri: Selesaikan BBM-nya dulu

Ia mengapresiasi keberlanjutan program dan berharap jumlah penerima manfaat dapat meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Bukan Terlambat, Ada Kesempatan untuk Kembali Belajar

Sementara itu, kelompok penerima manfaat di Teluknaga menghadapi persoalan yang berbeda.

Melalui program Bang Pendi atau Bangkit Melalui Penyetaraan Pendidikan di PKBM Kencana, Desa Kampung Besar, sebanyak 170 warga mengikuti pendidikan Paket B dan Paket C.

Program ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang sebelumnya tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.