Jakarta

8,17 Juta Aktivitas Gate KRL di Stasiun Manggarai, Akses Langsung ke LRT Masih Dikerjakan

Laode Akbar | 17 Oktober 2026, 11:10 WIB
8,17 Juta Aktivitas Gate KRL di Stasiun Manggarai, Akses Langsung ke LRT Masih Dikerjakan
Uji Coba Kereta LRT Fase 1B rute Kelapa Gading-Manggarai. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA - Stasiun KAI Manggarai mencatat 8.172.780 aktivitas gate pelanggan Kereta Rel Listrik (KRL) sepanjang Januari-September 2026.

Namun, akses penghubung langsung menuju Stasiun LRT Manggarai masih dalam tahap penyelesaian.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba, mengatakan kehadiran LRT Jakarta hingga Manggarai membuka peluang konektivitas yang lebih luas bagi pengguna transportasi publik.

Baca Juga: Catat! Tarif LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Masih Rp5.000, Penyesuaian Segera Diputuskan

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai telah beroperasi sejak 16 September 2026. Meski berada di kawasan yang sama, Stasiun KAI Manggarai dan Stasiun LRT Manggarai merupakan dua fasilitas berbeda.

"Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KAI Manggarai merupakan dua fasilitas yang berbeda. Keduanya berada dalam kawasan yang sama dan diarahkan untuk terhubung melalui fasilitas integrasi," ujar Anne dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

Berdasarkan data KAI Commuter, total aktivitas gate KRL tersebut terdiri dari 4.149.826 pelanggan masuk (gate in) dan 4.022.954 pelanggan keluar (gate out).

Khusus September 2026, tercatat 985.983 aktivitas gate, terdiri dari 500.934 gate in dan 485.049 gate out. Angka ini belum mencakup penumpang yang transit antarkereta tanpa keluar melalui gate.

Menurut Anne, besarnya arus penumpang di Manggarai membuat penyelesaian konektivitas antarmoda penting bagi mobilitas masyarakat.

"Manggarai memiliki karakter perjalanan dengan arus transit yang besar. Banyak pelanggan datang dengan satu perjalanan kemudian melanjutkan ke perjalanan lainnya. Karena itu, penyelesaian konektivitas antarmoda akan memberi manfaat langsung bagi perjalanan masyarakat sehari-hari," katanya.

Pada 22 Maret 2026, Stasiun KAI Manggarai mencatat 201.617 pelanggan transit dalam sehari, menjadi rekor selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Stasiun ini melayani Commuter Line Bogor, Commuter Line Cikarang, dan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta. Untuk layanan kereta bandara, tercatat 715.917 aktivitas gate sepanjang Januari-September 2026.

Dalam rencana integrasi, fasilitas penghubung dibagi menjadi tiga zona yang mencakup koneksi menuju halte Transjakarta, Terminal Manggarai, serta concourse KA Bandara di Pintu Barat Stasiun KAI Manggarai.

Anne mengatakan akses langsung tersebut diharapkan mempermudah penumpang berpindah moda.

"Ketika fasilitas penghubung langsung selesai, masyarakat akan memiliki pilihan perjalanan yang semakin luas," tuturnya.

KAI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan akses antarmoda tersebut.

Namun, KAI belum menyampaikan target waktu penyelesaian fasilitas penghubung langsung antara kedua stasiun. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y