Jakarta

Belasan Ribu Ijazah Tertahan, Pemprov DKI Siapkan Dana Hingga Rp500 Juta untuk Menebusnya

Zainal Abidin | 27 April 2025, 20:15 WIB
Belasan Ribu Ijazah Tertahan, Pemprov DKI Siapkan Dana Hingga Rp500 Juta untuk Menebusnya

AKURAT JAKARTA - Program mengejutkan datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yang tengah menyiapkan langkah besar untuk membantu warganya.

Pemprov DKI akan tebus belasan ribu ijazah yang hingga kini masih tertahan di berbagai sekolah.

Langkah ini menjadi angin segar bagi banyak lulusan Jakarta yang selama bertahun-tahun tak bisa mengambil ijazah mereka karena alasan ekonomi.

Baca Juga: Hari Ini Terakhir! Konser Gratis Jakarta Beat Society 2025 Menghadirkan Endah n Rhesa, Paulo Almeida, hingga Voice of Baceprot, Simak Lineup Lengkap

Melalui program Pemprov DKI akan tebus belasan ribu ijazah ini, diharapkan masa depan warga yang tertunda bisa segera kembali terbuka.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah ijazah yang belum diambil itu mencapai belasan ribu.

Ia menegaskan komitmen penuh Pemprov DKI dalam membantu warganya untuk segera mendapatkan hak pendidikannya.

Baca Juga: Slankers Sedunia Berduka! Bunda Iffet Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun, Jenazah Disemayaman di Gang Potlot

"Jadi ijazah yang tertahan, entah itu sudah lima tahun, sepuluh tahun, atau bahkan baru dua tahun, saya minta semua dibantu," ujar Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (27/4/2025).

Dengan begitu, para pemilik ijazah bisa segera menggunakannya untuk keperluan kerja ataupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta telah menggandeng BAZNAS Bazis DKI untuk tahap awal program ini, dengan menebus sebanyak 117 ijazah dari berbagai tingkatan pendidikan.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Berubah Total, Siap-Siap Sambut KRIS Mulai Juli 2025!

Anggaran lebih dari Rp500 juta sudah dikucurkan demi merealisasikan program tersebut.

Pramono berharap, program Pemprov DKI akan tebus belasan ribu ijazah ini dapat rampung dalam 100 hari masa kerjanya sebagai Gubernur.

Ia juga menekankan bahwa program ini tidak boleh berhenti sampai satu tahap saja.

Baca Juga: Lebaran Betawi 2025 di Monas: Serunya Liburan Gratis dengan Budaya Khas Jakarta

"Periode pertama ini nilainya sekitar Rp500 juta. Tapi saya ingin program pemutihan ijazah ini bisa selesai sebelum 100 hari kerja," tegas Pramono.

Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi warga Jakarta yang masa depannya terganjal hanya karena tidak mampu menebus ijazah.

Program Pemprov DKI akan tebus belasan ribu ijazah menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap hak pendidikan dan kesejahteraan warganya.

Baca Juga: Konser Gratis Malam Ini! Ada Voice of Baceprot hingga Endah n Rhesa di Lapangan Banteng Jakarta, Simak Line Up JBS 2025

(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.