Jakarta

3 Warga Jadi Korban Bacok, Diduga Aksi Balasan Bandar Narkoba Kampung Ambon

Yusuf Doank | 17 Oktober 2026, 11:26 WIB
3 Warga Jadi Korban Bacok, Diduga Aksi Balasan Bandar Narkoba Kampung Ambon
Kampung Ambon

AKURAT JAKARTA – Polisi mengusut aksi penyerangan menggunakan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) yang menimpa tiga warga di Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Aksi brutal tersebut diduga berkaitan dengan operasi pemberantasan narkoba di Kompleks Permata atau Kampung Ambon.

Peristiwa terjadi saat ketiga korban sedang duduk bersantai di pinggir kali sekitar pukul 16.00 WIB. Tiba-tiba, sebuah kendaraan mendekat dan sejumlah orang turun melancarkan serangan secara mendadak.

Baca Juga: Cegah Kerusakan Mata Anak Akibat Gawai, Terapkan Formula 20-20-20

"Ketika tiga korban sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan. Setelah itu, turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan senjata api," ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi.

Akibat serangan tersebut, dua korban mengalami luka bacok serius pada bagian lengan dan punggung. Sementara satu korban lainnya menderita luka tembak di area telinga.

Seluruh korban saat ini dalam kondisi sadar dan tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit terdekat.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti berupa selongsong peluru dan satu proyektil utuh.

"Kita akan cek balistik peluru tersebut jenisnya apa, kemudian kalibernya berapa untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan," jelas Nasriadi.

Pada saat berdekatan, kebakaran melalap area lapak yang sebelumnya telah diratakan petugas saat penggerebekan di Kampung Ambon. Lokasi penyerangan memang berhadapan langsung dengan kawasan pemberantasan narkoba tersebut.

Polisi kini mendalami apakah kebakaran tersebut disengaja sebagai bentuk perlawanan kelompok bandar narkoba.

"Kami masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa penggerebekan dan penangkapan, atau memang terbakar," ungkapnya.

Nasriadi menegaskan pihak kepolisian tidak akan mundur dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Jakarta Barat.

"Kalaupun itu merupakan ulah dari jaringan atau bandar narkoba yang terusik bisnisnya, kita akan cari dan kejar sampai ke akarnya. Polisi tidak takut dengan bandar narkoba dan kami terus melakukan pemberantasan sesuai perintah Bapak Kapolri dan Kapolda Metro Jaya," tegas Nasriadi.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y