Jakarta

Bukan Sekadar Medali, Ini Perjuangan 4 Siswa Indonesia Menaklukkan 6 Tantangan di IOI 2026

Anggerhana Denni Rahmawati | 15 Agustus 2026, 18:45 WIB
Bukan Sekadar Medali, Ini Perjuangan 4 Siswa Indonesia Menaklukkan 6 Tantangan di IOI 2026
Perjuangan 4 siswa Indonesia menaklukkan 6 tantangan di IOI 2026. - ioinformatics.org

AKURAT JAKARTA - Empat siswa dari Indonesia berhasil membawa pulang medali perunggu dari ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2026 di Tashkent, Uzbekistan.

Prestasi tersebut diraih setelah mereka bersaing dengan 375 peserta dari 92 negara.

Keempat siswa tersebut adalah Aufan Ahmad Mumtaza dari SMA Al Irsyad Satya, Jawa Barat; Franklin Filbert Irwan dari SMA Darma Yudha, Riau; Warren Xing dari SMA Bina Mulia, Kalimantan Barat; dan Nathan Allan dari SMA Kanisius, DKI Jakarta.

Kompetisi yang berlangsung sejak 9 Agustus itu menguji kemampuan para peserta dalam bidang algoritma dan pemrograman.

Selama dua hari perlombaan, setiap peserta harus menyelesaikan enam tantangan dengan total skor maksimal 600.

Hasilnya, seluruh anggota tim Indonesia berhasil masuk jajaran peraih medali perunggu.

Aufan menjadi anggota tim Indonesia dengan skor tertinggi.

Ia mengumpulkan 295,70 poin dan menempati peringkat 109.

Sementara itu, Franklin meraih 260,49 poin dan berada di peringkat 145.

Warren mengumpulkan 251,75 poin dan menempati peringkat 159.

Baca Juga: Mahasiswa Baru Unpad Ini Tolak Bantuan KDM, Keputusannya Justru Buka Jalan bagi Mahasiswa Lain

Nathan berada di peringkat 172 dengan skor akhir 242,89.

Meski berada di posisi berbeda, keempatnya sama-sama berhasil melewati persaingan ketat dalam kompetisi informatika tingkat dunia tersebut.

IOI bukan sekadar kompetisi membuat program komputer.

Para peserta dituntut merancang algoritma dan menyelesaikan persoalan kompleks dalam waktu yang terbatas.

Dari total 600 poin yang tersedia, hanya 32 peserta yang berhasil mendapatkan medali emas.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.