Tak Sekadar Buka Prodi Kedokteran, UIN Sunan Kalijaga Punya Fokus yang Jarang Dimiliki Kampus Lain

AKURAT JAKARTA - Pilihan untuk melanjutkan studi kedokteran di Indonesia kini semakin bertambah.
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi membuka Program Studi (Prodi) Kedokteran pada 2026 dan mulai menerima mahasiswa angkatan pertama melalui seleksi gelombang kedua yang masih berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Berbeda dari banyak fakultas kedokteran lainnya, program ini hadir dengan fokus akademik yang lebih spesifik.
UIN Sunan Kalijaga menempatkan kesehatan lansia sebagai salah satu bidang unggulan yang akan dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada angkatan perdana, kampus menyediakan kuota sebanyak 50 mahasiswa.
Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SMA, MA, dan sederajat tahun 2024, 2025, maupun 2026 yang memenuhi persyaratan seleksi.
Pelaksana Tugas Dekan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga, dr. Murtafiqoh Hasanah, Sp.S, menjelaskan bahwa fakultas memiliki kekhasan dalam pengembangan ilmu preventif dan promotif, terutama pada penyakit muskuloskeletal yang berkaitan dengan sistem otot, tulang, sendi, jaringan ikat, serta saraf pada kelompok lanjut usia.
Selain itu, pendidikan kedokteran di UIN Sunan Kalijaga juga mengembangkan Community-Based Aging Program, kolaborasi antartenaga kesehatan, serta pembentukan karakter dokter yang berintegritas.
Menurutnya, fokus tersebut diharapkan menjadi identitas akademik fakultas sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Untuk mengikuti seleksi, calon mahasiswa harus merupakan lulusan SMA, MA, atau sederajat tahun 2024 hingga 2026 dengan usia maksimal 22 tahun per 1 Juli 2026.
Baca Juga: Bupati Tangerang Luncurkan Moling QRIS, Cara Mudah dan Cepat untuk Bayar PBB-P2
=====
Khusus lulusan 2026 diperbolehkan menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL), sementara seluruh peserta wajib dinyatakan tidak buta warna melalui pemeriksaan dokter.
Seleksi dilakukan dalam dua tahap.
Tahap pertama berupa Computer Based Test (CBT) yang menguji kemampuan penalaran, literasi bidang kedokteran, literasi dasar keagamaan, dan literasi bahasa Inggris.
Peserta yang lolos akan mengikuti seleksi lanjutan berupa tes psikologi serta pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan fisik, validasi bebas buta warna, dan tes bebas narkoba.
Biaya pendaftaran seleksi ditetapkan sebesar Rp500.000, biaya pemeriksaan kesehatan Rp300.000, dan tes psikologi Rp600.000.
Adapun Uang Kuliah Tunggal (UKT) ditetapkan Rp45 juta per semester, sementara kampus tidak membebankan uang pangkal maupun uang gedung.
Dengan hadirnya Program Studi Kedokteran ini, UIN Sunan Kalijaga menawarkan alternatif baru bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan dokter.
Tidak hanya menyiapkan lulusan dengan kompetensi medis, program ini juga menitikberatkan pada upaya pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan pelayanan bagi masyarakat lanjut usia yang kebutuhannya diperkirakan terus meningkat di masa depan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





