Jakarta

Kesempatan Langka! Jepang Cari Mahasiswa Kedokteran Indonesia untuk Diberi Beasiswa Sebesar Rp3 Miliar

Anggerhana Denni Rahmawati | 22 Juli 2026, 09:30 WIB
Kesempatan Langka! Jepang Cari Mahasiswa Kedokteran Indonesia untuk Diberi Beasiswa Sebesar Rp3 Miliar
Ilustrasi pengajuan beasiswa.

AKURAT JAKARTA - Bagi banyak mahasiswa kedokteran, melanjutkan pendidikan ke luar negeri sering kali terkendala biaya yang sangat besar.

Namun, kesempatan tersebut kini terbuka lebih lebar setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama International University of Health and Welfare (IUHW) Jepang menghadirkan program beasiswa penuh bagi mahasiswa kedokteran Indonesia.

Yang membuat program ini menarik bukan hanya karena seluruh biaya pendidikan ditanggung, tetapi juga karena nilai pendanaannya mencapai sekitar Rp3 miliar untuk setiap peserta.

Angka tersebut menunjukkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa Indonesia berkesempatan menempuh pendidikan sarjana hingga profesi dokter di IUHW Jepang dengan pendanaan penuh.

Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh pihak universitas dengan total beasiswa mencapai ¥30 juta atau sekitar Rp3 miliar selama masa studi.

Selain pembebasan biaya kuliah, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas pendukung.

Mereka akan tinggal di Asrama Narita International House dan menerima uang saku bulanan hingga ¥80.000 selama mengikuti pendidikan.

Program ini dirancang untuk mencetak tenaga medis yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman internasional.

Harapannya, setelah menyelesaikan pendidikan, para peserta dapat kembali ke Indonesia dan menjadi pemimpin di bidang kesehatan yang mampu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.

Baca Juga: Lebih dari 14 Ribu Buku Tersimpan, Perpustakaan Ranggawarsita Siap Jaga Memori Bangsa

=====

Untuk mengikuti program tersebut, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berstatus sebagai mahasiswa kedokteran aktif pada semester gasal tahun akademik 2026/2027, memiliki prestasi akademik yang baik, memperoleh rekomendasi dari perguruan tinggi asal, serta memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai.

Selain beasiswa penuh senilai hingga ¥30 juta, peserta juga memperoleh pembiayaan pendidikan sarjana dan profesi dokter di IUHW Jepang, fasilitas tempat tinggal di Asrama Narita International House, serta uang saku bulanan hingga ¥80.000.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, tahapan seleksi dimulai dengan pra-registrasi pada 5–24 Juli 2026.

Setelah itu, pendaftaran daring berlangsung mulai 25 Juli hingga 5 Agustus 2026.

Proses seleksi administrasi dijadwalkan pada 26 Juli–15 Agustus 2026, dilanjutkan tes tertulis pada minggu kedua September 2026 dan tes wawancara pada bulan yang sama.

Pengumuman hasil seleksi direncanakan pada 31 September 2026.

Calon peserta dapat melakukan pra-registrasi melalui laman resmi yang telah disediakan oleh Kementerian Kesehatan.

Lebih dari sekadar kesempatan belajar di luar negeri, program ini mencerminkan pentingnya investasi pada kualitas tenaga medis Indonesia.

Dengan pengalaman akademik dan praktik kesehatan di Jepang, para penerima beasiswa diharapkan mampu membawa perspektif baru, memperkuat kompetensi profesional, serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ketika kembali mengabdi di Tanah Air. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.