Beasiswa Kedokteran Kemenkes ke Jepang Bukan Sekadar Kuliah Gratis, Ini Tantangannya

AKURAT JAKARTA - Kesempatan kuliah kedokteran di Jepang kini terbuka bagi mahasiswa Indonesia melalui beasiswa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026.
Namun, program ini bukan sekadar menawarkan pendidikan gratis selama bertahun-tahun.
Penerima beasiswa akan menjalani pendidikan kedokteran selama enam tahun di International University of Health and Welfare (IUHW), Jepang.
Setelah menyelesaikan pendidikan, perjalanan mereka masih berlanjut sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.
IUHW merupakan universitas swasta pertama di Jepang yang secara khusus mendedikasikan pendidikan pada bidang kesehatan, kedokteran, dan kesejahteraan sosial.
Salah satu tantangan terbesar program ini adalah kemampuan beradaptasi dengan sistem pendidikan dan profesi kedokteran Jepang.
Sebelum mengikuti pendidikan, penerima beasiswa akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang selama enam bulan melalui program Japanese-Language Proficiency (JLP).
Setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran, penerima beasiswa juga harus mengikuti National Examination for Medical Practitioners yang dilaksanakan dalam bahasa Jepang.
Artinya, perjalanan untuk menjadi dokter melalui program ini tidak berhenti ketika mahasiswa mendapatkan gelar.
Mereka masih harus melewati tahapan profesi sebelum akhirnya dapat kembali ke Indonesia.
Penerima juga diwajibkan menjalani residensi selama dua tahun di Jepang.
Setelah seluruh rangkaian tersebut selesai, barulah peserta dijadwalkan kembali ke Indonesia.
Meski prosesnya cukup panjang, fasilitas yang diberikan cukup lengkap.
Beasiswa mencakup biaya pendaftaran, pendidikan selama enam tahun, laboratorium, materi pembelajaran, hingga pelatihan lainnya.
Penerima juga mendapatkan tempat tinggal berupa kamar tunggal di Narita International House, makan dua kali sehari di kafetaria, serta uang saku bulanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





