Jakarta

Catat Tanggalnya! Rayakan HUT ke-499, Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta hingga Tiket Masuk Ancol

Laode Akbar | 10 Juni 2026, 14:58 WIB
Catat Tanggalnya! Rayakan HUT ke-499, Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta hingga Tiket Masuk Ancol
Naik transjakarta gratis pada 27-28 Juni 2026

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggratiskan layanan transportasi umum serta tiket masuk ke sejumlah destinasi wisata milik Pemda pada akhir bulan ini.

Layanan gratis ini diberikan kepada masyarakat sebagai kado dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Jakarta yang jatuh pada 22 Juni.

Baca Juga: Sebelum Olahraga, Hindari 6 Makanan Ini agar Tubuh Tetap Fit

Adapun layanan gratis naik Transjakarta dan masuk tempat wisata Ancol akan diberlakukan pada 27-28 Juni 2026.

"Secara khusus nanti, untuk menyambut HUT Jakarta pada tanggal 22 Juni, 27-28 Juni kita akan membebaskan transportasi umum," kata Pramono di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Selain transportasi umum gratis, warga juga dapat menikmati akses tanpa biaya ke sejumlah destinasi rekreasi populer seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, serta museum-museum yang dikelola pemerintah daerah selama periode yang telah ditetapkan.

"Kemudian kita akan menggratiskan orang masuk Ancol, masuk Ragunan, dan juga museum-museum yang ada," tuturnya.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Gubernur Pramono Ajak Warga Jakarta Beralih ke Transportasi Umum

Menurut Pramono, kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemprov DKI kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong semakin banyak warga memanfaatkan transportasi umum.

Ia menjelaskan, Jakarta saat ini memiliki sistem transportasi publik yang semakin terintegrasi dengan tingkat konektivitas mencapai 93 persen.

Namun, jumlah warga yang secara rutin menggunakan transportasi umum masih berada di bawah 30 persen.

"Tapi orang terus-menerus menggunakan transportasi umum baru di bawah 30 persen. Ini akan menjadi sangat baik kalau kemudian orang terus-menerus menggunakan transportasi umum sudah di atas angka 30 persen," katanya.

Baca Juga: Termasuk Ayam, Inilah 5 Hewan yang Mudah Diternak di Rumah dengan Lahan Sempit

Karena itu, Pemprov DKI terus berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal.

Pramono juga menegaskan bahwa pengembangan transportasi publik menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

Selain memperluas layanan, Pemprov DKI terus memberikan berbagai insentif, termasuk fasilitas tarif gratis bagi sejumlah kelompok masyarakat.

Menurutnya, semakin banyak warga menggunakan transportasi umum, semakin besar pula dampaknya terhadap pengurangan kemacetan dan peningkatan kualitas hidup di Jakarta.

Baca Juga: Stop Kekerasan di Sekolah! Wabup Tangerang Tegaskan Guru PAUD/TK Harus Jadi Garda Terdepan Pembentukan Karakter Anak

"Sehingga dengan demikian di Jakarta ini hal yang berkaitan dengan transportasi umum sudah sangat baik. Pilihannya juga banyak, apakah itu MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, Mikrotrans, JakLingko, dan sebagainya," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.