Massa JRMK Demo Depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Tuntut Pembatalan Rencana Perubahan Status PAM Jaya Jadi Perseroda

AKURAT JAKARTA - Ratusan massa dari Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Dalam aksi kali ini, mereka menuntut agar perubahan status PAM Jaya dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) dibatalkan.
Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta, massa aksi sudah berkumpul di titik lokasi aksi dan berorasi sekitar pukul 09.00 WIB.
Para massa aksi membentangkan berbagai spanduk bertuliskan aspirasi mereka, seperti "Air Bukan Komoditas" dan "PAM Jaya harus Perumda".
Satu per satu perwakilan dari massa aksi JMRK berorasi di atas mobil pick up, salah satunya perwakilan dari warga Kampung Susun Bayam.
Dalam salah satu orasinya, mereka menilai bahwa jika PAM Jaya mengubah status menjadi Perumda, maka biaya tarif air jadi semakin mahal.
"Jika PAM Jaya Jadi perseroda bikin biaya tarif air makin mahal," ujar salah satu orator dari perwakilan warga Kampung Susun Bayam.
Selain itu, mereka juga menilai bahwa anggota dewan tidak ikut merasakan tarif air yang mahal sebab mereka memakai air PAM resmi yang murah.
Padahal, banyak warga yang tertekan dengan pembelian air bersih dengan metode pikulan yang cukup mahal.
Baca Juga: 6 Cara Sederhana Mendidik Anak Agar Lebih Percaya Diri
"Anggota dewan gak merasakan air mahal. Mereka pake air PAM resmi yang murah. Orang kampung gak bisa pake, bisanya pikulan Rp 8 ribu per pikul 40 liter. Tolong denger dewan," kata orator lainnya.
Mereka pun meminta, jika aspirasi mereka tidak didengar dan perubahan status PAM Jaya tetap dilaksanakan, maka mereka akan kembali melaksanakan aksi demo lanjutan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






