Jakarta

Sejumlah Selebritis Serukan Aksi Demo Tolak Revisi UU Pilkada, Reza Rahadian: Ini Bukan Negara Milik Keluarga Tertentu

Titania Isnaenin | 22 Agustus 2024, 15:13 WIB
Sejumlah Selebritis Serukan Aksi Demo Tolak Revisi UU Pilkada, Reza Rahadian: Ini Bukan Negara Milik Keluarga Tertentu

 

AKURAT JAKARTA - Aksi demo tolak Revisi Undang-Undang Pilkada berlangsung dengan tertib.

Sejumlah artis terlihat ikut turun ke jalan dan berbaur bersama elemen masyarakat lain yang turut serta hadir dalam aksi demo.

Artis Reza Rahadian, Joko Anwar hingga para komika terlihat hadir dan beberapa diantaranya juga berkesempatan untuk naik ke panggung orasi.

Baca Juga: Rapat Paripurna Tak Penuhi Kuorum, DPR RI Batal Sahkan RUU Pilkada

Reza Rahadian salah satunya, dalam kesempatan demo tolak Revisi Undang-undang Pilkada tersebut, ia sampaikan keluh kesahnya sebagai rakyat biasa.

Dengan nada orasi yang santun, Reza Rahadian yang mengenakan baju abu-abu dengan topi hitam itu dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap revisi UU.

"Namun hari ini kita mendapat kenyataan bahwa itu coba dianulir oleh sebuah lembaga yang katanya wakil-wakil kita semua hari ini. Lantas yang didalam ini wakil siapa?" katanya.

Baca Juga: Persiapan Demo Besar-besaran, Dua Ribu Personel Gabungan Siap Mengamankan Gedung DPR RI

Dalam kesempatan itu, Reza Rahadian juga menyatakan bahwa aksi turun ke jalannya hari ini bukan atas kepentingan personal ataupun tergabung dalam politik manapun.

Melainkan rasa kesadarannya yang penuh sebagai rakyat Indonesia.

Baca Juga: Pelaku Pencurian Tas di Gambir Jakarta Pusat Terancam Hukuman Mati

"Saya tidak punya kepentingan personal, saya tidak ikut dalam partisipasi politik artis apapun. Saya hadir hari ini sebagai rakyat biasa, bersama teman-teman semua tidak mewakili siapapun selain suara orang-orang yang gelisah hari ini melihat demokrasi kita seperti ini. Ini bukan negara milik keluarga tertentu." katanya dalam orasi disertai sorak sorai dari pendemo lain.

Sementara itu, rapat paripuna dalam agenda tunggalnya terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang RUU Pilkada batal dilakukan.

Hal ini telah diketok palu oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad lantaran banyaknya anggota dewan DPR RI yang tidak hadir.

Baca Juga: Kronologi Kematian Dokter Moumita Debnath, Tewas Dirudapaksa Saat Istirahat Dari Jam Jaga

Ketidakhadiran para anggota dewan membuat kuorum tidak terpenuhi, sehingga akan ditunda pelaksanaannya dalam waktu yang belum ditentukan.

"Oleh karena itu, kita akan menjadwalkan kembali rapat bamus untuk rapat paripurna karena kuorum tidak terpenuhi," katanya.

Adapun ketidakhadiran anggota dewan disebutkan oleh Sufmi Dasco dikarenakan banyaknya anggota yang sedang kunjungan kerja ke luar kota.

"Saya dapat informasi bahwa ketidakhadiran ini karena lagi banyaknya kunjungan komisi-komisi ke luar kota, kunjungan kerja, sehingga kemudian tingkat kehadirannya jadi rendah," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8) dikutip dari Antara. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.