Persiapan Demo Besar-besaran, Dua Ribu Personel Gabungan Siap Mengamankan Gedung DPR RI

AKURAT JAKARTA - Hari ini, Kamis (22/8) pihak kepolisian mengerahkan dua ribu personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi yang akan terjadi di sekitar gedung DPR/MPR RI.
Pengamanan tersebut dilakukan dengan mengirim sebanyak 2.013 anggota yang terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait.
Tak hanya siapkan dua ribu personel gabungan, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan bawa dua ekor anjing pelacak untuk ikut amankan sekitar.
"Dalam rangka pengamanan aksi elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI dan sekitarnya, kami melibatkan sejumlah 2.013 personel gabungan dan ada dua ekor anjing pelacak," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat dikutip dari ANTARA, Kamis (22/8).
Lebih lanjut, Susatyo menyebut personel keamanan akan ditempatkan dibeberapa titik sekitar gedung DPR.
Serta jika memungkinkan akan menutup jalan tol yang berada didekat gedung DPR RI.
Baca Juga: Peringatan Darurat Banyak Digaungkan Rakyat Indonesia, Apa yang Darurat?
Namun Susatyo mengatakan, apabila eskalasi massa meningkat akan ada penutupan arus lalu lintas yang bersifat situasional.
Adapun rekayasa lalu lintas akan dilakukan dengan menilik perkembangan dinamika di lapangan.
"Bila nanti di depan DPR massa cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan kami lakukan penyekatan di Pulau Dua. Penjagaan kami fokus di pintu masuk dan keluar," ucap Susatyo.
Adanya demonstrasi besar-besaran yang digelar untuk tolak Revisi UU Pilkada ini, Sastyo telah menegaskan kepada seluruh personel gabungan yang terlibat untuk tidak membawa senjata.
Dan melakukan pengamanan yang persuasif, tak terprovokasi dan mengutamakan negosiasi serta pelayanan secara humanis (berperikemanusiaan).
Sastyo juga menegaskan personel pengamanan yang akan bertugas tetap menghargai aksi massa yang akan menyampaikan pendapatnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









