Jakarta

Rahasia Kecepatan Beckham Putra, Perpaduan Genetika dan Latihan Otot

Yusuf Doank | 28 Maret 2026, 17:27 WIB
Rahasia Kecepatan Beckham Putra, Perpaduan Genetika dan Latihan Otot
Beckham Putra

AKURAT JAKARTA -- Kemenangan telak Timnas Indonesia 4-0 atas Saint Kitts & Nevis pada laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026), menyisakan decak kagum terhadap performa Beckham Putra.

Gelandang Persib Bandung tersebut menjadi buah bibir warganet berkat kecepatan larinya yang luar biasa hingga berkali-kali merepotkan barisan pertahanan lawan.

Kecepatan lari Beckham yang impresif, terutama saat mencetak gol pembuka, dapat dijelaskan melalui tinjauan ilmu olahraga.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 Malam Ini, Disiarkan di TV Mana?

Mengutip pakar dari Tennessee University, kemampuan sprint kencang seseorang sangat dipengaruhi oleh dominasi serat otot cepat (fast-twitch).

Serat otot jenis ini memiliki ukuran lebih besar dan mampu menghasilkan kekuatan signifikan dalam waktu singkat, meski cenderung lebih cepat lelah.

Selain faktor genetika, struktur tubuh dan komposisi otot seperti gastrocnemius pada betis memegang peranan krusial bagi seorang pelari cepat.

Namun, kekuatan fisik bukan satu-satunya penentu. Peran otak dalam mengendalikan otot rangka, mengatur panjang langkah, hingga teknik pernapasan juga menjadi kunci utama dalam memaksimalkan akselerasi di lapangan hijau.

Bagi atlet profesional seperti Beckham, kemampuan lari cepat ini merupakan hasil kombinasi bakat alami dan latihan spesifik yang konsisten.

Semakin sering seorang pemain melatih koordinasi antara otak dan otot, semakin efisien teknik lari yang dihasilkan.

Hal inilah yang membuat punggawa Timnas Indonesia tampil lebih bertenaga dalam debut pelatih John Herdman, sekaligus memberikan harapan baru bagi ketajaman lini serang skuad Garuda.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y