Pulau Lima: Permata Baru Wisata Bahari di Banten, Go Internasional Lewat Diplomat Trip 2026

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat posisi sektor pariwisata, terutama Pulau Lina, di kancah internasional.
Melalui kegiatan Diplomat Trip, Pemprov Banten memamerkan pesona Pulau Lima di Kabupaten Serang kepada perwakilan dari 12 negara sahabat pada Sabtu (12/4/2026).
Kegiatan strategis ini dirancang sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sekaligus memperkenalkan potensi investasi di sektor pariwisata daerah.
Baca Juga: Penyaluran Bansos Tahap 2 April 2026 Dimulai, Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT
Momentum Emas Promosi Pariwisata Banten
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Zaenal Mutaqin, menyampaikan bahwa kunjungan para diplomat ini merupakan momentum penting untuk memperluas jangkauan promosi wisata Banten.
“Alhamdulillah, Pemprov Banten telah menerima kunjungan 12 perwakilan kedutaan besar dari negara-negara sahabat. Pulau Lima ini adalah destinasi baru yang kami harapkan semakin mengukuhkan Banten sebagai destinasi unggulan di Indonesia,” ujar Zaenal.
Para diplomat yang hadir diharapkan dapat menceritakan pengalaman langsung mereka menikmati keindahan alam dan keunikan budaya lokal kepada masyarakat di negara masing-masing.
Pulau Lima: Permata Baru Wisata Bahari
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten, Ika Sri Erika, menjelaskan bahwa program Diplomat Trip ini telah memasuki tahun keempat.
Kehadiran negara-negara besar dalam agenda rutin ini menunjukkan kepercayaan internasional terhadap keamanan dan keindahan destinasi Indonesia, khususnya Banten.
Adapun 12 negara yang berpartisipasi dalam agenda tahun ini antara lain:
Asia & Timur Tengah: Suriah, Iran, Palestina, Korea Utara.
Eropa: Rusia, Belarus, Bosnia, Rumania, Serbia.
Afrika: Ethiopia, Sudan.
Amerika: Amerika Serikat.
“Kami ingin mengenalkan bahwa Banten memiliki banyak titik wisata potensial yang belum banyak diketahui dunia internasional. Pulau Lima adalah salah satunya,” tambah Ika.
Apresiasi dari Diplomat Dunia
Duta Besar Republik Sudan untuk Indonesia, H.E. Dr. Yassir Mohamed Ali, memberikan apresiasi tinggi terhadap keramahan masyarakat dan keindahan alam Banten.
Menurutnya, Banten memiliki karakteristik unik yang mampu menarik minat turis global.
“Ini saat yang luar biasa bagi kami. Provinsi Banten adalah tempat yang sangat unik dan indah,” ungkap Yassir mewakili rekan-rekan diplomat lainnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Diplomat Trip 2026, Pemprov Banten optimis hubungan kerja sama internasional di sektor pariwisata akan semakin erat, yang pada akhirnya berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





