Debut John Herdman di Timnas Indonesia, Masalah Klasik Waktu Mepet, Formasi Jadi Perjudian

AKURAT JAKARTA – Teka-teki mengenai strategi apa yang akan diusung pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menjadi sorotan.
Jelang debutnya melawan St Kitts and Nevis di ajang FIFA Series 2026 pada 27 Maret mendatang, juru taktik asal Inggris ini dihadapkan pada waktu persiapan yang sangat minim.
Herdman, yang resmi menakhodai Skuad Garuda sejak awal Januari lalu, memikul beban berat untuk meneruskan tongkat estafet dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Baca Juga: John Herdman Pusing, 6 Pilar Absen Jelang FIFA Series 2026, Ini Bocoran 30 Pemain Timnas
Masalah utama yang dihadapi Herdman adalah sinkronisasi jadwal. Mayoritas pilar utama Timnas yang merumput di Eropa baru bisa bergabung mepet dengan hari pertandingan.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan (Bung Ropan), menyoroti bahwa jeda waktu berkumpul hanya berkisar empat hingga lima hari.
Pemain di liga Belanda, Italia, hingga Prancis masih bertanding pada 22 Maret 2026. Pemain diaspora diprediksi baru tiba di tanah air pada 23 atau 24 Maret.
Kick-off laga pertama sengaja digeser ke 27 Maret guna memberikan ruang recovery bagi pemain yang menempuh perjalanan jauh.
Eks asisten pelatih Timnas U-17, Indriyanto Nugroho, menekankan bahwa tantangan terbesar Herdman bukan sekadar menyusun 11 pemain pertama, melainkan menanamkan filosofi bermain dalam waktu singkat.
"Hal pertama yang layak dinanti adalah filosofi apa yang akan digunakan? Apakah bisa langsung nyetel dengan pemain kita, terutama mereka yang sudah lama berkarier di liga domestik?" ujar Indriyanto.
Ia menambahkan, perubahan formasi adalah hal lumrah bagi pemain profesional. Ia mencontohkan era PSSI Primavera saat pelatih Romano Matte mengubah pakem 3-5-2 menjadi 4-4-2 yang lebih modern pada masanya.
Meski belum sempat menggelar pemusatan latihan (TC) jangka panjang, Herdman dilaporkan telah melakukan langkah proaktif.
Pelatih berusia 50 tahun itu dikabarkan sudah menggelar serangkaian pertemuan personal dengan sejumlah pemain kunci untuk menyamakan persepsi taktik.
Agenda Terdekat Timnas Indonesia. Lawan: St Kitts and Nevis (FIFA Series 2026). Tanggal: 27 Maret 2026. Lokasi: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dengan skuad yang mumpuni namun waktu yang terbatas, kecerdasan Herdman dalam menentukan formasi "instan" akan menjadi kunci apakah debutnya berakhir manis atau justru menjadi awal yang pahit. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





