Jakarta

Fakta Mengejutkan di Balik Penyakit Autoimun yang Banyak Dialami Wanita

Anggerhana Denni Rahmawati | 19 Mei 2026, 09:30 WIB
Fakta Mengejutkan di Balik Penyakit Autoimun yang Banyak Dialami Wanita
Autoimun banyak dialami oleh wanita.

AKURAT JAKARTA - Penyakit autoimun menjadi salah satu gangguan kesehatan yang semakin sering dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari virus dan bakteri justru menyerang sel-sel sehat di dalam tubuh sendiri.

Akibatnya, organ dan jaringan tubuh bisa mengalami peradangan hingga kerusakan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Beberapa jenis penyakit autoimun yang cukup dikenal antara lain lupus, rheumatoid arthritis, psoriasis, hingga multiple sclerosis.

Meski dapat dialami siapa saja, para ahli menemukan bahwa wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit autoimun dibandingkan pria.

Fakta ini pun membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai penyebab di balik kondisi tersebut.

Para peneliti menilai penyakit autoimun tidak muncul hanya karena satu faktor saja.

Gangguan ini diduga dipicu oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan yang saling memengaruhi hingga akhirnya mengganggu sistem imun tubuh.

Baca Juga: Bingung Cari Tempat Makan Keluarga di Jakarta Timur? Deretan Kuliner Ini Dijamin Bikin Kamu Betah

Penyakit autoimun diketahui melibatkan ratusan variasi genetik yang bekerja secara kompleks.

Kondisi tersebut membuat sistem kekebalan tubuh kehilangan kemampuan membedakan sel sehat dan ancaman dari luar tubuh.

Akibatnya, tubuh justru menyerang dirinya sendiri.

Menariknya, wanita disebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih aktif dibandingkan pria.

Respons imun yang lebih kuat ini sebenarnya membantu tubuh melawan infeksi dan meningkatkan respons terhadap vaksin.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga membuat produksi antibodi menjadi lebih tinggi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.