Jarang Orang Tahu, Studi Ungkap Manfaat Secangkir Teh bagi Ibu Hamil

AKURAT JAKARTA — Masa kehamilan merupakan fase krusial bagi orang tua untuk memberikan fondasi terbaik bagi masa depan sang buah hati.
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan oleh National Health Service (NHS) membawa kabar menggembirakan bagi para ibu hamil.
Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa konsumsi teh secara rutin dalam batas wajar selama masa kehamilan dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif dan motorik bayi.
Baca Juga: Kecelakaan Maut, Rombongan Keluarga Terjun ke Jurang Majalengka, Enam Nyawa Melayang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang ibunya rutin mengonsumsi secangkir teh setiap hari saat mengandung, memiliki kemampuan belajar, berpikir, dan bergerak yang lebih baik dibandingkan mereka yang ibunya tidak mengonsumsi teh sama sekali.
Menariknya, temuan ini tidak berlaku pada konsumsi kopi, di mana para ilmuwan tidak menemukan hubungan signifikan antara kopi dengan perkembangan kecerdasan anak.
Studi yang membandingkan perkembangan anak usia tiga tahun ini mencatat bahwa manfaat teh mulai terlihat signifikan jika dikonsumsi sejak trimester kedua (usia kehamilan 13 hingga 28 minggu). Pada fase ini, anak-anak cenderung memiliki keterampilan motorik halus dan kognitif yang lebih mumpuni.
Peningkatan kekuatan otak dan mobilitas bayi juga terlihat semakin optimal bagi ibu yang tetap rutin meminum teh pada trimester akhir hingga persalinan. Kelompok anak yang ibunya menjaga rutinitas ini mendapatkan skor perkembangan terbaik saat memasuki usia balita.
Meski demikian, para peneliti mengakui masih memerlukan kajian lebih lanjut untuk menentukan zat spesifik di dalam teh yang bertanggung jawab atas peningkatan kecerdasan tersebut.
Meski membawa dampak positif, para ahli tetap memberikan catatan penting terkait aspek kesehatan dan keselamatan janin. Ibu hamil diingatkan untuk tetap mematuhi batasan konsumsi kafein harian guna menghindari risiko kesehatan lainnya.
Sesuai saran NHS, ibu hamil dianjurkan tidak mengonsumsi kafein lebih dari 200 mg per hari. Sebagai gambaran, secangkir teh umumnya mengandung sekitar 75 mg kafein, sementara secangkir kopi mengandung sekitar 100 mg.
Penelitian ini menjadi pengingat bahwa pilihan asupan yang sederhana namun konsisten dapat menjadi bagian dari doa dan ikhtiar orang tua dalam merawat amanah Tuhan sejak dalam kandungan.
Keseimbangan antara nutrisi, pola hidup sehat, dan ketenangan pikiran tetap menjadi kunci utama dalam menyambut kelahiran generasi yang cerdas dan tangguh.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 6Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



