Jakarta

4 Cara Mengatasi Bayi Rewel di Pesawat, Ternyata Ini Penyebab yang Sering Terjadi!

Anggerhana Denni Rahmawati | 24 Maret 2026, 09:00 WIB
4 Cara Mengatasi Bayi Rewel di Pesawat, Ternyata Ini Penyebab yang Sering Terjadi!
Ilustrasi bayi di dalam pesawat. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Melakukan perjalanan udara bersama bayi memang bukan hal yang mudah.

Kamu mungkin akan menghadapi situasi ketika si kecil tiba-tiba menangis atau terlihat tidak nyaman selama penerbangan.

Kondisi ini sering terjadi terutama saat pesawat lepas landas atau mulai mendarat.

Baca Juga: Jadi Pesaing Berat XL7 dan Terios, Toyota Rush Facelift 2026 Meluncur dengan Desain Sporty dan Fitur 6 SRS Airbags

Salah satu penyebab utama bayi menjadi rewel adalah perubahan tekanan di dalam kabin pesawat yang dapat memicu barotrauma.

Kondisi ini terjadi ketika tekanan di telinga tengah tidak seimbang dengan tekanan udara di sekitarnya.

Pada bayi, struktur telinga yang masih dalam tahap perkembangan membuat mereka lebih sensitif terhadap perubahan tersebut.

Baca Juga: Layani Pemudik di Terminal Pulo Gebang Selama Lebaran 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Bus Khusus EID Dini Hari

Akibatnya, bayi bisa merasakan nyeri atau ketidaknyamanan pada telinga.

Hal ini biasanya ditunjukkan dengan reaksi seperti menangis, gelisah, atau sulit ditenangkan.

Meski terlihat mengkhawatirkan, kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan bisa diatasi dengan cara sederhana.

Baca Juga: Undangan Terbuka! Pemprov DKI Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng pada 11 April 2026

Tujuan utama yang perlu kamu lakukan adalah membantu bayi melakukan gerakan menelan.

Proses ini secara alami dapat membantu menyeimbangkan tekanan di dalam telinga.

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan:

Baca Juga: Pergerakan Pemudik Lebaran 2026 di Jakarta, Dishub Catat Penurunan Penumpang di Terminal hingga 23 Persen

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.