Jakarta

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 3 Cara Mencairkan Ikan Beku Ini Ternyata Berbahaya

Anggerhana Denni Rahmawati | 12 Maret 2026, 13:30 WIB
Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 3 Cara Mencairkan Ikan Beku Ini Ternyata Berbahaya
enting mengetahui cara mencairkan ikan beku yang aman agar kualitas ikan tetap terjaga. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Ikan beku sering menjadi pilihan praktis karena dapat disimpan lebih lama di dalam freezer.

Namun sebelum dimasak, ikan perlu dicairkan terlebih dahulu agar proses memasak lebih merata dan hasilnya tetap enak.

Secara umum, ahli menyarankan dua metode aman untuk mencairkan ikan, yaitu mencairkannya secara perlahan di dalam lemari es atau merendamnya menggunakan air dingin.

Baca Juga: Ini Kata Pep Guardiola Setelah Man City Dibantai Real Madrid di Leg Pertama Babak 16 Besar Liga Champions

Kedua cara ini menjaga suhu ikan tetap stabil sehingga kualitasnya tidak cepat menurun.

Sebaliknya, ada beberapa cara mencairkan ikan yang sebaiknya dihindari karena dapat merusak kualitasnya.

1. Merendam dengan air hangat

Baca Juga: Toyota Rush GR Sport 2026 Tampil Percaya Diri di Segmen SUV, Andalkan Penggerak Roda Belakang dan Desain Futuristik yang Sulit Diabaikan

Menggunakan air hangat memang terlihat lebih cepat, tetapi justru berisiko.

Suhu hangat dapat memicu pertumbuhan bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

Selain itu, tekstur ikan juga bisa menjadi lembek saat dimasak.

Baca Juga: Jangan Nekat Mudik Pakai Motor Sebelum Cek Ini! 5 Komponen Penting yang Sering Terlupakan

2. Dibiarkan di suhu ruangan

Mencairkan ikan di meja dapur atau suhu ruangan juga termasuk kesalahan umum.

Ikan merupakan bahan makanan yang mudah rusak dan tidak boleh dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam karena berisiko memicu pertumbuhan bakteri.

Baca Juga: Waspada! BPBD DKI Ingatkan Potensi Longsor di 9 Kecamatan di Jakarta pada Pertengahan Maret 2026, Berikut Titik Lokasinya

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.