Kopi Decaf, Alternatif Ngopi Lebih Tenang Tanpa Takut Kafein Berlebih

AKURAT JAKARTA - Kopi decaf atau decaffeinated coffee kini semakin dikenal sebagai pilihan minuman bagi penikmat kopi yang ingin mengurangi kafein.
Jenis kopi ini tetap berasal dari biji kopi asli, tetapi telah melalui proses khusus untuk mengurangi kadar kafein sebelum disangrai.
Melalui proses dekafeinasi, sekitar 97 persen kafein di dalam biji kopi dapat dihilangkan menggunakan air, karbon dioksida, atau pelarut organik.
Hasilnya, secangkir kopi decaf hanya mengandung sekitar 2 hingga 5 miligram kafein, jauh lebih rendah dibanding kopi biasa.
Sebagai perbandingan, secangkir kopi reguler umumnya mengandung sekitar 80 hingga 100 miligram kafein yang dapat merangsang sistem saraf.
Karena itu, kopi decaf sering dipilih oleh orang yang sensitif terhadap kafein atau ingin tetap menikmati kopi tanpa efek berlebihan.
Baca Juga: Viral! Kecelakaan Bus Tewaskan Pemotor di Gunung Sahari, Transjakarta Serahkan Bukti CCTV ke Polisi
Dari segi rasa, kopi decaf cenderung lebih lembut dan tidak terlalu pahit dibanding kopi biasa yang memiliki karakter rasa lebih kuat.
Namun teknologi pengolahan modern kini mampu menjaga aroma dan profil rasa kopi decaf tetap mendekati kopi reguler.
Selain rendah kafein, kopi decaf tetap mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti polifenol yang berperan sebagai antioksidan.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa UNPAM: Sistem Smart Home Berbasis IoT Mampu Tekan Biaya Listrik hingga Signifikan
Senyawa ini membantu tubuh melawan radikal bebas yang berhubungan dengan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis.
Kopi decaf juga dinilai lebih ramah bagi kualitas tidur karena tidak terlalu memengaruhi hormon melatonin yang mengatur siklus istirahat.
Minuman ini bahkan bisa dinikmati pada sore atau malam hari tanpa memicu gangguan tidur seperti yang sering terjadi pada kopi biasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





