Tips Kesehatan, Jus Jeruk Jahe Cara Alami Jaga Imunitas Tubuh

AKURAT JAKARTA — Di tengah maraknya tren minuman jus dalam kemasan yang kerap tinggi kandungan gula, kesadaran untuk kembali ke bahan alami menjadi semakin relevan.
Meski praktis, minuman kemasan sering kali menyimpan "gula tersembunyi" yang justru kurang baik bagi kesehatan jangka panjang.
Dokter spesialis gastroenterologi lulusan AIIMS, Harvard, dan Stanford, dr. Saurabh Sethi, menyarankan masyarakat untuk lebih mengutamakan jus segar buatan rumah.
Melalui akun media sosialnya, sebagaimana dilansir Hindustan Times, dr. Sethi merekomendasikan kombinasi jeruk, wortel, dan jahe sebagai minuman fungsional yang kaya manfaat.
"Semuanya adalah makanan utuh (whole foods) dengan manfaat yang telah diteliti dengan baik," ungkap dr. Sethi.
Resep sederhana ini menggabungkan tiga bahan utama yang mudah ditemukan. Wortel dikenal kaya akan beta-karoten, sebuah antioksidan ampuh yang mendukung sistem kekebalan tubuh.
Jeruk melengkapinya dengan asupan vitamin C dan flavonoid, senyawa tumbuhan yang berperan dalam menurunkan risiko serangan jantung serta stroke.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Aturan Pembelajaran Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026
Sementara itu, jahe segar memberikan sentuhan hangat sekaligus manfaat medis. Kandungan gingerol di dalamnya tidak hanya membantu kelancaran pencernaan, tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) dan anti-tumor, sebagaimana dipublikasikan dalam jurnal Advances in Experimental Medicine and Biology.
Cara Pembuatan yang Praktis Untuk membuat minuman ini, Anda cukup menyiapkan:
Dua buah wortel ukuran sedang (kupas dan potong kecil).
Satu buah jeruk (peras airnya).
Setengah hingga satu inci jahe segar (cincang halus).
Haluskan seluruh bahan menggunakan blender dengan sedikit air, lalu saring. Resep ini dapat menghasilkan tiga hingga empat porsi kecil (sekitar 30-50 ml). Minuman ini pun tahan disimpan di lemari es hingga tiga hari, sehingga praktis untuk dikonsumsi secara rutin.
Catatan Kesehatan Meskipun kaya nutrisi, dr. Sethi memberikan catatan penting. Proses pembuatan jus ini menghilangkan sebagian besar serat alami dari buah dan sayur. Oleh karena itu, jus jeruk jahe ini sebaiknya dinikmati sebagai minuman tambahan atau pendamping, bukan sebagai pengganti makanan utama.
Mengonsumsi bahan-bahan alami yang thayyib (baik) merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita dalam menjaga amanah kesehatan yang diberikan oleh Sang Pencipta. Dengan porsi yang tepat, minuman ini bisa menjadi benteng alami bagi tubuh di tengah cuaca yang tidak menentu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







