Jakarta

Pilihan Herbal untuk Keracunan Makanan: Air Kelapa hingga Rebusan Jahe

Ainun Kusumaningrum | 30 September 2025, 12:45 WIB
Pilihan Herbal untuk Keracunan Makanan: Air Kelapa hingga Rebusan Jahe

AKURAT JAKARTA – Keracunan makanan yang disebabkan kontaminasi virus, parasit, atau bahan kimia dapat diredakan gejalanya dengan beberapa bahan alami.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, menyebut air kelapa hingga rebusan jahe efektif sebagai obat alami.

"Penggunaan herbal atau jamu itu tergantung dari penyebab keracunan makanannya," kata Inggrid, Senin (29/9/2025).

Baca Juga: Konser Isyana Sarasvati di Jakarta Digelar 11 Oktober 2025, Simak Acara dan Lokasinya di Sini

Inggrid menjelaskan, selain cairan seperti oralit, beberapa bahan alami dapat membantu meredakan gejala, yaitu:

1. Air Kelapa

Air kelapa hijau atau kelapa muda kaya garam alami dan mineral (kalium dan potasium). Ini sangat penting untuk mencegah dehidrasi pada pasien yang sering muntah atau mencret. Dianjurkan minum satu cangkir air kelapa setiap kali muntah atau mencret.

2. Rebusan Jahe

Jahe dikenal efektif membantu meredakan gejala mual dan muntah. Air rebusan jahe dapat dibuat dengan merebus 10 gram jahe segar dalam 250-300 ml air, dan dapat diminum hingga empat cangkir sehari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Diprediksi Hujan Sepanjang Hari, BMKG Ingatkan Warga Waspada

3. Adas, Chamomile, dan Pepermin

Air rebusan adas atau jintan putih direkomendasikan untuk meredakan sakit perut atau kram. Sementara seduhan teh bunga chamomile atau daun pepermin juga bermanfaat meredakan gejala keracunan.

4. Yoghurt dan Pisang

Yoghurt membantu meningkatkan bakteri baik di saluran cerna untuk melawan bakteri jahat. Sedangkan pisang yang kaya mineral sangat baik untuk pencernaan yang sensitif.

Inggrid menekankan bahwa keracunan makanan membutuhkan penanganan komprehensif, mencakup kecukupan cairan, nutrisi, dan istirahat.

Dia mengingatkan agar tidak memberikan obat tanpa resep dokter dan segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan jika gejala tidak kunjung mereda.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.