7 Trik Simpan Cabai agar Awet dan Tetap Pedas yang Perlu Diketahui

AKURAT JAKARTA - Cabai memang jadi bumbu wajib di hampir setiap masakan rumahan.
Mulai dari sambal, tumisan, hingga sup, semuanya terasa kurang lengkap tanpa rasa pedas.
Sayangnya, cabai termasuk bahan segar yang mudah rusak, apalagi jika salah cara penyimpanannya.
Baca Juga: Konser Intim Kangen Band di Jantung Ibu Kota, Jangan Sampai Ketinggalan
Kelembapan berlebih, wadah yang kurang tepat, atau suhu yang tidak sesuai bisa mempercepat pembusukan.
Karena itu, kamu perlu trik khusus agar cabai tetap segar lebih lama.
Berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu praktikkan:
Baca Juga: 7 Makanan Wajib Imlek dan Filosofinya, Nomor Berapa Favorit Kamu?
1. Pilih cabai yang segar dan kering
Pilih yang warnanya cerah, kulitnya kencang, dan tidak lembek.
Hindari cabai yang sudah mulai keriput atau berlendir serta berwarna cokelat.
Baca Juga: Pasca-Hiatus, Mahalini Tandai Era Baru Lewat Konser KOMA di Istora Jakarta
2. Jangan cuci cabai ketika hendak disimpan
Mencuci cabai yang baru dibeli agar tetap bersih, rasanya kurang tepat.
Hal ini dapat membuat cabai menjadi lebih lembap dan mempercepat proses pembusukannya.
Baca Juga: Wow, Jakarta Masuk Daftar Tur Global Josh Groban Gems World Tour 2026
Jika ternyata cabai itu dalam kondisi basah, segera lap menggunakan tisu kering.
Oleh karena itu, cabai harus tetap disimpan dalam keadaan kering agar bisa disimpan tahan lama di kulkas.
Cuci cabai saat hendak digunakan saja.
Baca Juga: Rahasia Warna Merah Imlek, Ternyata untuk Mengusir Monster Ganas
3. Potong bagian tangkai cabai
Tangkai cabai bisa membuat cabai cepat layu sehingga jadi busuk.
Makanya, kamu perlu memisahkan atau memotong tangkainya.
Baca Juga: Rahasia Lapis Legit, Kue Imlek yang Simbolkan Rezeki Berlapis
Meski begitu, pastikan untuk menyisakan sedikit tangkai pada pangkal cabai.
Apabila seluruh bagian batang dihilangkan, hal itu justru bisa mempercepat proses cabai menjadi layu.
4. Gunakan wadah kering dan kedap udara
Baca Juga: Rahasia Tradisi Imlek, Kebiasaan Kecil yang Bikin Hoki Datang
Pilihlah wadah penyimpanan yang sesuai untuk cabai, misalnya stoples, kotak makan, tempat bumbu, asalkan memiliki penutup yang kedap udara.
Penting untuk memastikan wadah tersebut benar-benar kering agar cabai tidak menjadi lembap selama penyimpanan.
Susun cabai dengan rapi di dalam wadah tertutup tersebut dan hindari mengisinya terlalu penuh.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Sederhana Agar Terhindar dari Stres di Tengah Kesibukan
5. Lapis dengan tisu kering
Kemudian, kamu bisa melapiskan wadahnya dengan tisu kering.
Selain sebagai alas untuk wadah, kamu juga bisa langsung membungkus cabainya dengan tisu tersebut.
Hal ini agar cabai tetap kering saat disimpan di kulkas, sehingga tak cepat busuk.
Baca Juga: Menjajal Adrenalin di Situ Gunung Suspension Bridge Sukabumi, Terpanjang di Asia Tenggara
Jangan lupa untuk memeriksa tisunya selama beberapa hari ke depan.
6. Masukkan bawang putih ke dalam wadah cabai
Setelah semua cara di atas dilakukan, kamu bisa menambahkan bawang putih ke dalam wadah bersama cabainya.
Baca Juga: 6 Hal Ikonik Perayaan Imlek, Pesona Tradisi yang Menjadi Magnet Wisata Budaya
Metode ini diklaim mampu memperpanjang masa simpan cabai hingga tiga bulan.
Cukup masukkan satu atau dua siung bawang putih ke dalam wadah.
Rupanya, bawang putih berperan penting karena memiliki sifat antibakteri yang dapat menghambat proses pembusukan cabai.
Baca Juga: Semarak Imlek 2026, Berburu Atraksi Barongsai Paling Meriah di Jakarta
Di samping itu, bawang putih juga memiliki manfaat ganda yaitu membantu mempertahankan tingkat kepedasan cabai meskipun sudah disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.
7. Simpan di rak sayur atau crisper
Agar kualitas cabai tetap bagus, coba tempatkan cabai yang sudah dimasukkan ke dalam wadah itu ke crisper kulkas.
Baca Juga: Jangan Salah! 5 Kebiasaan Minum Kopi Ini Diam-Diam Bahayakan Kesehatanmu
Posisi ini dipilih karena crisper umumnya bersuhu lebih rendah dan kelembapannya terjaga, kondisi ideal untuk menyimpan sayuran seperti cabai.
Perlu diingat, jangan simpan cabai di freezer karena dapat membekukan cabai dan merusak teksturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





