3 Tips Sederhana Menyimpan Makanan Kukusan Agar Tidak Cepat Basi dan Nutrisinya Tetap Utuh

AKURAT JAKARTA - Makanan kukusan kini menjadi primadona bagi kamu yang mengutamakan kesehatan dan nutrisi, karena proses pengolahannya dianggap minim lemak dan mampu mempertahankan vitamin serta mineral.
Pilihan seperti ubi, kentang, dan jagung kukus seringkali disiapkan dalam jumlah banyak untuk stok camilan sehat.
Namun, seperti yang kamu ketahui, menyimpan makanan kukusan sangat rentan terhadap pembusukan dan pertumbuhan bakteri karena kandungan airnya yang tinggi.
Baca Juga: Gemes! Toy Story 5 Rilis Teaser Perdana, Angkat Isu Gadget vs Mainan Klasik
Lantas, bagaimana cara aman menyimpan makanan kukusan tersebut agar kualitas dan kandungan gizinya tetap terjaga optimal?
Spesialis gizi klinik, dr. Ardian Sandhi Pramesti, SpGK, membagikan tips sederhana namun krusial yang bisa kamu terapkan di rumah.
1. Konsumsi Segera Setelah Matang
Baca Juga: Fakta Mengejutkan Tentang Penolakan Cinta dan Cara untuk Bangkit
Langkah paling ideal dan dianjurkan adalah mengonsumsi makanan seperti ubi, singkong, kentang, atau jagung kukus segera setelah proses pemasakan selesai.
Dengan disantap langsung, kamu tidak hanya menjaga rasa dan teksturnya tetap lezat, tetapi juga memastikan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya tidak terdegradasi.
2. Terapkan Prinsip "Dua Jam"
Baca Juga: Tips Anti Gagal Menyimpan Alpukat Agar Tetap Segar Berhari-hari
Dinginkan Cepat dan Masukkan Kulkas: Jika kamu berencana menyimpannya untuk stok beberapa hari ke depan, perhatikan durasi kritis ini: maksimal dua jam di suhu ruangan.
Dr. Ardian menekankan pentingnya tidak membiarkan makanan kukusan berada di suhu ruang (zona bahaya pertumbuhan bakteri) lebih dari dua jam.
Segera setelah kamu selesai mengonsumsi porsi pertama, dinginkan sisa makanan kukusan secepat mungkin dengan memasukkannya ke dalam kulkas.
Baca Juga: Tak Perlu Panik! Inilah 5 Cara Efektif Atasi Pilek dengan Langkah Sederhana di Rumah
Melalui penyimpanan yang tepat di kulkas, kamu bisa mengonsumsinya kembali, baik secara dingin maupun setelah dipanaskan ulang.
3. Jauhi Pemanasan dan Pendinginan Berulang
Ini adalah poin yang seringkali diabaikan.
Baca Juga: Minuman Hangat hingga Aromaterapi, Inilah 5 Rahasia Semangat Kerja Tetap Terjaga saat Cuaca Mendung
Kamu harus menghindari pemanasan dan pendinginan makanan secara berulang-ulang, terutama jika dilakukan lebih dari satu kali.
Siklus pemanasan dan pendinginan yang terjadi berkali-kali sangat berpotensi menurunkan kualitas nutrisi secara drastis.
Lebih jauh lagi, setiap kali makanan dikeluarkan dari kulkas dan dipanaskan, risiko kontaminasi oleh bakteri juga akan meningkat.
Oleh karena itu, jika kamu ingin memanaskan ulang makanan kukus, ambil hanya porsi yang akan kamu habiskan saat itu juga.
Dengan menerapkan strategi penyimpanan yang tepat ini, makanan kukusan akan tetap menjadi pilihan makanan sehat kamu tanpa perlu mengkhawatirkan masalah keamanan pangan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







