Tak Hanya Ibadah, Ternyata Tidur Saat Puasa Punya Manfaat Luar Biasa bagi Kesehatan

AKURAT JAKARTA - Rasa kantuk yang menyerang di siang hari menjadi tantangan klasik bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Perubahan pola tidur akibat aktivitas sahur sering kali membuat fokus menurun saat bekerja atau belajar.
Namun, ada cara medis yang singkat namun efektif untuk mengembalikan energi tanpa harus tidur berjam-jam.
Ini karena, banyak orang yang justru terjebak dalam pola tidur siang yang terlalu lama, yang justru membuat tubuh terasa lemas atau pening saat terbangun.
Justru dengan teknik tidur singkat selama kurang lebih 17 menit lebih efektif menghilangkan kantuk daripada harus terus tertidur selama berpuasa.
Secara ilmiah membuktikan bahwa siklus tidur manusia terbagi menjadi beberapa fase.
1. Tidur dalam durasi singkat, sekitar 15 hingga 20 menit
2. Dan tidur dalam durasi yang dalam (deep sleep).
Baca Juga: Panduan Lengkap Zakat Maal: Cara Menghitung, Syarat Wajib, hingga Target Penyalurannya
Dr. Sara Mednick, seorang ilmuwan kognitif sekaligus pakar tidur ternama, menjelaskan dalam penelitiannya bahwa tidur singkat di bawah 20 menit (light sleep) memberikan kesegaran instan bagi otak.
Jika seseorang terbangun saat sudah masuk ke fase tidur dalam, mereka akan mengalami sleep inertia atau perasaan bingung, berat, dan lemas luar biasa.
Senada dengan hal tersebut, penelitian dari NASA juga pernah mengungkap bahwa tidur singkat selama rentang waktu tersebut mampu meningkatkan kewaspadaan hingga 54% dan kinerja otak sebesar 34%.
Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Menurunkan Stres dan Bikin Lebih Tenang, Sudah Coba?
Manfaat Tidur Saat Puasa
Dalam manfaatnya, tidur singkat selama berpuasa justru dapat menambah ketajaman kognitif secara instan tanpa risiko dehidrasi yang biasa muncul saat berolahraga.
Tak hanya itu, tidur singkat juga mampu memperbaiki suasana hati (Mood).
Karena rasa lapar dan haus sering kali memicu perubahan emosi serta tidur singkat dapat memberi kesempatan jantung untuk beristirahat sejenak. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







