Hindari Penggunaan Bantal pada Bayi di Bawah Satu Tahun, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Menjelang kelahiran buah hati, banyak orang tua yang mulai mempersiapkan berbagai perlengkapan bayi, termasuk bantal kecil untuk alas kepala.
Namun, tahukah kamu bahwa penggunaan bantal pada bayi berusia di bawah satu tahun ternyata tidak direkomendasikan oleh para ahli kesehatan?
Meskipun terlihat sepele dan dianggap membuat tidur bayi lebih nyaman, penggunaan bantal justru dapat menimbulkan risiko serius bagi keselamatan si kecil.
Baca Juga: Rahasia di Balik Hilangnya Jam Dinding dari Kamar Hotel
Salah satu alasan utama mengapa bantal tidak disarankan untuk bayi adalah kaitannya dengan Sindrom Kematian Mendadak pada Bayi atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).
Penggunaan bantal berisiko menutup area mulut dan hidung bayi saat tidur, sehingga mengganggu pernapasan dan meningkatkan potensi terjadinya SIDS.
Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan tanpa gejala, sehingga menjadi salah satu ancaman paling berbahaya bagi bayi baru lahir.
Baca Juga: TikTok Food Festival 2025, Surga Kuliner dan Musik Seru di Tengah Hutan Kota GBK
Selain risiko SIDS, penggunaan bantal juga dapat menyebabkan berbagai masalah lain.
Bayi yang baru lahir belum mampu mengubah posisi kepalanya sendiri.
Jika diletakkan di atas bantal, posisi kepala bisa terkunci dalam waktu lama dan menyebabkan bagian yang tertutup menjadi panas.
Baca Juga: Nikmati Gaya Hidup Sehat di Taman Bugar Duri Kepa, Tempat Favorit Baru Warga Jakarta Barat
Tak hanya itu, isi bantal yang keluar, meski dalam jumlah kecil, bisa masuk ke hidung atau mulut bayi dan memicu tersedak.
Bahkan, bantal berbentuk U yang sering digunakan untuk menjaga posisi kepala bayi dapat membuat bayi sulit memutar kepala saat muntah (gumoh), sehingga meningkatkan risiko tersedak muntahan sendiri.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bayi saat tidur, para ahli menyarankan agar bayi tidur tanpa bantal hingga berusia minimal satu tahun.
Baca Juga: Nostalgia Masa Lalu Lewat Barang Antik di Pasar Loak Jatinegara
Cukup gunakan kasur dengan permukaan rata dan keras, serta hindari menaruh benda-benda seperti boneka, selimut tebal, atau mainan di sekitar tempat tidurnya.
Bayi juga sebaiknya ditidurkan dalam posisi telentang agar pernapasan tetap lancar.
Kesimpulannya, bantal bukanlah kebutuhan mendesak bagi bayi di tahun pertamanya.
Baca Juga: Halloween di Bali Makin Seru! Cuma di Trans Studio Theme Park dengan Spooktober Deals
Sebaliknya, justru bisa menjadi sumber bahaya yang tidak disadari.
Jadi, demi keselamatan dan kesehatan sang buah hati, sebaiknya tunda penggunaan bantal hingga bayi tumbuh lebih besar dan mampu mengatur posisi tidurnya sendiri. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









