Jangan Coba-Coba! Bahaya dan Hukuman Buka Pintu Pesawat

AKURAT JAKARTA - Kamu pasti pernah mendengar larangan keras dari awak kabin untuk tidak membuka pintu darurat pesawat sembarangan.
Tapi pernahkah kamu membayangkan apa jadinya jika seseorang nekat membuka pintu darurat saat pesawat sedang berada di udara atau bahkan saat di darat?
Membuka pintu darurat pesawat sembarangan bukan hanya berbahaya, tetapi juga bisa membuat kamu berurusan dengan hukum yang serius.
Baca Juga: Latih Anak Melek Finansial Lewat 5 Langkah Mudah Ini, Kamu Sudah Coba?
Fakta menarik seputar pintu darurat pesawat menunjukkan bahwa secara teknis pintu ini sangat sulit dibuka saat pesawat mengudara.
Tekanan udara di dalam kabin jauh lebih tinggi daripada tekanan udara di luar pesawat.
Hal ini menciptakan “kunci tekanan” yang sangat kuat.
Menurut Steve Scheibner, pilot dari American Airlines, dibutuhkan kekuatan lebih dari 25.000 pound hanya untuk bisa membuka pintu itu di ketinggian.
Jadi, sangat kecil kemungkinan seseorang bisa membukanya dengan tangan kosong saat terbang.
Namun risiko meningkat saat pesawat berada di ketinggian rendah atau menjelang mendarat, ketika tekanan mulai menyeimbangkan.
Baca Juga: Naik Pesawat Tapi Takut? Ini Tips dari Pilot yang Bikin Kamu Lebih Nyaman
Kasus yang terjadi pada tahun 2023 membuktikan hal ini, ketika seorang penumpang Asiana Airlines nekat membuka pintu darurat beberapa menit sebelum mendarat.
Akibatnya, belasan penumpang mengalami luka ringan akibat tekanan udara yang berubah drastis.
Bagaimana jika pintu dibuka saat pesawat masih di darat?
Baca Juga: Aplikasi Belas Kasih Gandeng Artis Wan Afox sebagai Duta Kasih Lansia
Bila kondisi kabin belum diberi tekanan, pintu bisa terbuka dan seluncuran darurat otomatis mengembang.
Tapi saat pesawat sudah bergerak dan mencapai kecepatan sekitar 80 knot (148 km/jam), sistem pengunci otomatis akan aktif.
Artinya, pintu tidak akan bisa dibuka sembarangan.
Baca Juga: Hindari Drama Liburan! Ini 5 Tips Jitu Saat Tempat Wisata Terlalu Ramai
Beberapa insiden aneh juga pernah terjadi.
Salah satunya pada 2010, ketika seorang pramugara JetBlue mengundurkan diri dengan cara dramatis—membuka pintu darurat, mengambil dua kaleng bir, dan meluncur keluar.
Meski lolos dari hukuman penjara, ia tetap menjalani konseling dan terapi.
Baca Juga: Nonton Pacu Jalur Tanpa Bokek? Ini Perkiraan Biayanya dari Jakarta
Tapi di kasus yang lebih baru, tindakan membuka pintu darurat pesawat berujung serius.
Misalnya pada Januari 2025, Angel Luis Torres Morales ditangkap setelah mencoba membuka pintu saat pesawat menuju landasan pacu.
Di bulan April, Shadi Taiseer Alsaaydeh bahkan mencoba membuka dua pintu darurat dalam penerbangan dan menyerang awak kabin.
Akibatnya, ia dijerat hukuman maksimal 10 tahun penjara karena membahayakan keselamatan dan menyerang kru.
Jadi, lain kali saat kamu duduk di dekat pintu darurat, ingatlah bahwa tombol atau tuas di sebelahmu bukan mainan.
Membukanya sembarangan bisa berakibat fatal, tidak hanya untuk keselamatan tapi juga masa depanmu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









