Ngeri! Kalah Jumlah Saat Tawuran di Depok, Bocah SMP Jatuh dari Motor Lalu Dibacok Jaringan Musuh

AKURAT JAKARTA - Jagat media sosial dihebohkan dengan rekaman video yang menampilkan seorang remaja terkapar bersimbah darah usai dibacok dalam aksi tawuran di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat.
Pihak kepolisian dari Polsek Cinere pun bergerak cepat mengonfirmasi sekaligus membeberkan kronologi memilukan yang menimpa bocah berusia 14 tahun tersebut.
Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, membenarkan adanya insiden berdarah itu. Menurutnya, peristiwa mengerikan ini terjadi pada Senin (8/6/2026) malam WIB.
Baca Juga: Resmikan Arena Tinju Pasar Rebo, Gubernur Pramono Klaim Angka Tawuran Jadi Menurun Drastis
"Kronologinya korban berinisial F (14) dijemput rekannya D menggunakan sepeda motor. Mereka kemudian menjemput R, lalu bergerak menuju area Makam Kopo Limo," kata Kompol Chairul Saleh saat dikonfirmasi wartawan.
Di lokasi tersebut, korban dan rekan-rekannya bergabung dengan kelompok aliansi sekolah dari SMP Citra Bangsa dan SMP Utama.
Komplotan remaja tanggung ini rupanya sedang mematangkan rencana untuk menggelar aksi tawuran melawan SMP Gelora di kawasan Pacuan Kuda Limo.
Nahas, begitu tiba di lokasi yang disepakati, korban bersama kelompoknya justru kalah jumlah. Menyadari posisi mereka tidak menguntungkan karena kelompok lawan jauh lebih besar, korban bersama dua rekannya langsung berputar arah untuk melarikan diri.
Mereka berboncengan tiga menggunakan satu sepeda motor menuju arah Jalan Tiga Putera, Meruyung. Sial bagi mereka, kelompok musuh yang mengejar berhasil mendekat dan menendang motor yang dikendarai korban hingga terjatuh.
"Saat terjatuh itulah, F langsung dibacok oleh kelompok musuh hingga mengalami luka sobek parah di bagian kepala dan pelipis. Sementara dua rekannya, R dan D, berhasil kabur menyelamatkan diri dengan cara berlari," tutur Kapolsek.
Akibat penganiayaan brutal tersebut, bocah malang ini harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka robek sepanjang 12 centimeter di kepala bagian kiri, serta luka robek sepanjang 2 centimeter di pelipisnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian mencatat bahwa korban maupun keluarganya belum membuat laporan polisi secara resmi terkait aksi pembacokan tersebut.
"Terkait pembuatan laporan polisi, pihak keluarga F yang diwakili oleh ayah kandungnya menyampaikan masih akan melakukan perundingan internal dengan keluarga terlebih dahulu," pungkas Kompol Chairul Saleh. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






