Kantong Kursi Pesawat Ternyata Bahaya, Penumpang Wajib Tahu!

AKURAT JAKARTA - Para penumpang pesawat kini harus lebih waspada terhadap kebiasaan umum yang ternyata menyimpan risiko tersembunyi: menyimpan barang pribadi di kantong kursi pesawat.
Seorang pilot berpengalaman mengungkapkan peringatan mengejutkan tentang potensi kehilangan barang yang bisa terjadi akibat kebiasaan ini.
Steve Schreiber, pilot berusia 63 tahun dari New Orleans, Amerika Serikat, mengungkapkan peringatan ini melalui saluran YouTube-nya, @captainsteeeve.
Baca Juga: Fakta Unik Bandara Hang Nadim, Jadi Satu-satunya Bandara Indonesia yang Pakai Bahasa Korea
Dengan lebih dari dua dekade pengalaman di dunia penerbangan, Schreiber menyebut kantong kursi pesawat sebagai “lubang hitam keputusasaan” yang seringkali membuat barang milik penumpang hilang secara permanen.
“Berhentilah meletakkan barang-barang pribadi di kantong belakang kursi di depan Anda. Jika Anda ingin kehilangannya dan tidak pernah melihatnya lagi, masukkan saja ke dalam lubang gelap yaitu kantong belakang kursi di depan Anda,” ujarnya, dikutip dari Mirror.
Ia menjelaskan bahwa tidak sedikit penumpang yang baru menyadari kehilangan setelah turun dari pesawat.
Baca Juga: Sebelum Tampil di Summertime Ball, Jessie J Umumkan Kabar Dirinya Terkena Kanker Payudara
Kembali ke dalam kabin bisa menjadi tantangan tersendiri, apalagi bila pintu pesawat sudah tertutup.
“Jika pesawat masih di gerbang, semoga ada seseorang yang peduli bisa pergi dan menemukan barang yang Anda tinggalkan di kantong kursi belakang itu,” tambah Schreiber.
Selain risiko kehilangan, aspek kebersihan juga menjadi sorotan.
Baca Juga: Mundur Seminggu, Jakarta Fair Kemayoran 2025 Tawarkan Festival yang Lebih Padat dan Penuh Kejutan
Seorang pramugari populer di TikTok, CiCi in the Sky, memperingatkan bahwa kantong kursi sangat jorok dan sebaiknya dihindari.
“Maksud saya, saya tidak pernah melihatnya (kantong kursi) dibersihkan dan saya pernah melihat barang-barang, makanan, minuman orang tumpah mengenai apa pun di dekatnya, jadi jangan lakukan itu,” ujar CiCi.
Pandangan serupa juga datang dari seorang anggota forum Reddit, HausofDarling, yang menegaskan bahwa walaupun kantong kursi dibersihkan dari sampah, tidak pernah ada pembersihan menyeluruh yang benar-benar menjadikannya higienis.
Baca Juga: Pecinta Kopi Wajib Hadir! Manual Brewing Workshop di Jakarta Kreatif Festival 2025
Dengan berbagai testimoni tersebut, kini semakin jelas bahwa kantong kursi bukanlah tempat yang aman maupun bersih untuk menyimpan barang pribadi saat berada di dalam pesawat.
Para penumpang disarankan memeriksa barang bawaan secara menyeluruh sebelum meninggalkan pesawat agar tidak menyesal kemudian. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





