Jakarta

Unik! Seorang Pria Tua Tinggal di Rumah yang Ada di Tengah Jalan Tol karena Menolak Pindah

Saeful Anwar | 29 Januari 2025, 06:49 WIB
Unik! Seorang Pria Tua Tinggal di Rumah yang Ada di Tengah Jalan Tol karena Menolak Pindah

AKURAT JAKARTA - Seorang pria Tionghoa yang menolak tawaran Pemerintah untuk membeli propertinya untuk pembangunan jalan tol baru kini mendapati dirinya tinggal di tengah jalan tol tersebut.

Beberapa tahun lalu, ketika pihak berwenang Tiongkok mengetuk pintu rumahnya di Jinxi, sebuah kota di barat daya Shanghai, menawarkan untuk membeli rumah dua lantainya dengan harga yang wajar dan tiga properti lainnya, Huang Ping memutuskan untuk bermain jual-beli dengan harapan mendapatkan harga yang lebih baik.

Sayangnya, taruhannya tidak membuahkan hasil, karena Pemerintah memutuskan untuk membangun di sekitar propertinya alih-alih menuruti tuntutannya yang tidak masuk akal.

Baca Juga: Kades Kohod Tangerang Dipanggil Kejagung, Bakal Diperiksa Terkait Sertifikat HGB Pagar Laut Sepanjang 30 KM yang Viral

Pada akhirnya, semua pemilik properti lain di daerah itu menjual tanah mereka kepada Pemerintah, meninggalkan Huang terisolasi di tengah jalan raya yang akan segera diresmikan.

"Jika saya bisa memutar balik waktu, saya akan menyetujui persyaratan pembongkaran yang mereka tawarkan..." kata Huang kepada wartawan Tiongkok.\

"Sekarang rasanya seperti saya kalah taruhan besar, saya sedikit menyesalinya."

Baca Juga: Pak Kholid, Nelayan Banten yang Lagi Viral: Sempat Tenang di Masa Gubernur Anies, Tersiksa Lagi dengan Pagar Laut Tangerang

Pria tua yang menentang dan tinggal bersama cucunya yang berusia 11 tahun itu ditawari 1,6 juta yuan ($220.700) dan dua properti lainnya, tawaran yang kemudian meningkat menjadi tiga properti.

Ia menolak, berharap mendapat tawaran yang lebih baik, tetapi ia melebih-lebihkan minat otoritas Tiongkok terhadap propertinya, dan akhirnya mendapati dirinya sebagai pemilik " rumah paku ", simbol ikonik perjuangan antara pemilik rumah yang keras kepala dan negara Tiongkok.

Huang, yang harus melewati pipa beton agar dapat meninggalkan rumahnya yang terisolasi di tengah jalan raya, menghabiskan sebagian besar waktunya di pusat Jinxi, jauh dari kebisingan lokasi konstruksi di sekitar rumahnya dan baru kembali pada malam hari, saat para pekerja pergi.

Baca Juga: Viral di TikTok! Lirik Lengkap Lagu Mengapa Harus Shin Tae-yong: Siap Saingi Harimau Malaya

Namun, ia khawatir keadaan akan lebih buruk saat jalan tol diresmikan pada musim semi. Atap rumahnya sejajar dengan jalan tol, dan kebisingan lalu lintas yang lewat pasti tak tertahankan.

Untuk saat ini, rumah paku Huang Ping merupakan objek wisata yang unik karena lokasinya yang tak biasa di tengah jalan raya.

Kisah Huang Ping tidak seunik yang terlihat. Beberapa tahun lalu, kami menampilkan kisah yang sangat mirip tentang pemilik rumah serakah lainnya yang juga mendapati dirinya tinggal di tengah jalan baru karena menolak menjual propertinya kepada Pemerintah Cina. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.