Keseringan Latihan Breakdance, Seorang Pria Alami Penyakit Serius dengan Benjolan di Ubun-ubun hingga Alami Kerontokan

AKURAT JAKARTA - Seorang penari breakdancer berusia 30-an yang telah berlatih head-spinning selama sekitar 19 tahun mengalami benjolan yang menonjol dan nyeri di atas kepalanya.
Menurut sebuah studi kasus medis yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal BMJ Case Reports, gerakan memutar kepala sebagai bagian dari latihan breakdance dapat menyebabkan benjolan tanpa rambut di kepala praktisi.
Dikenal juga sebagai "headspin holes" di antara para breakdancer, benjolan kepala ini terkadang dikaitkan dengan kerontokan rambut dan juga terasa sakit.
Dalam kasus yang baru-baru ini didokumentasikan, pasien, seorang pria berusia 30-an yang telah memasukkan gerakan memutar kepala sebagai bagian dari latihan breakdance-nya selama 19 tahun terakhir, melaporkan gerakan memutar kepalanya selama sekitar dua hingga tujuh menit, sekitar lima kali seminggu.
Dia menyadari adanya benjolan tersebut beberapa waktu lalu tetapi memberi tahu dokter bahwa benjolan tersebut telah membesar dan nyeri saat disentuh dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga: Lee Jin Ho 'Knowing Bros' Akui Tak Bisa Bayar Hutang ke Jimin BTS Akibat Kecanduan Judi Online
Dikenal sebagai "breakdancer overuse syndrome" kondisi aneh yang terkait dengan tarian breakdance ini jarang didokumentasikan secara ilmiah.
Akan tetapi tampaknya sangat dikenal di kalangan penari breakdance, meskipun prevalensinya di kalangan praktisi masih belum diketahui.
Sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa dari 100 penari breakdance yang disurvei, 31% mengalami kerontokan rambut dan 24% mengalami benjolan tanpa rasa sakit di kepala mereka, sementara 37 dari mereka mengalami peradangan kulit kepala.
Penelitian terbatas pada apa yang disebut “headspin hole” menunjukkan bahwa berlatih head-spin lebih dari tiga kali seminggu, bahkan hanya beberapa menit, memiliki risiko kerontokan rambut yang tinggi, dibandingkan dengan berlatih gerakan tersebut lebih jarang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






