Soal Kenaikan Pangkat Prabowo Subianto, Jokowi: Kalau Transaksi Politik Kita Berikan Sebelum Pemilu

AKURAT.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah jika menaikkan pangkat Prabowo Subianto sebagai transaksi politik.
Adapun kenaikan pangkat Prabowo Subianto menjadi Jenderal Bintang Empat Kehormatan.
Sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto merupakan Jenderal Bintang Tiga.
Presiden Jokowi menilai jika penganugerahan Prabowo Subianto sebagai Jenderal TNI Kehormatan bukan bagian dari transaksi politik.
Baca Juga: Kenaikan Pangkat Prabowo Subianto, Jokowi: Berdasarkan Usulan Panglima TNI
"Ya kalau transaksi politik kita berikan sebelum pemilu. Ini kan setelah pemilu supaya tidak ada anggapan-anggapan seperti itu," kata Presiden Jokowi dilansir dari antaranews.com.
Presiden Jokowi mengatakan jika pemberian gelar tersebut justru untuk mencegah anggapan adanya transaksi politik.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menanggapi adanya pro dan kontra terkait kenaikan pangkat bagi Prabowo tersebut,
Ia menegaskan jika penganugerahan kenaikan pangkat istimewa itu juga pernah diperoleh beberapa tokoh.
Tokoh yang pernah menerima kenaikan pangkat tersebut adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Luhut Binsar Pandjaitan.
Ia menilai jika kenaikan pangkat tersebut merupakan hal biasa di lingkup TNI-Polri.
"Bukan hanya sekarang ya, dulu diberikan kepada bapak SBY, juga pernah diberikan kepada Pak Luhut Binsar. Ini sesuatu yang sudah biasa di TNI maupun di Polri," kata Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









