Jakarta

Cegah Dampak Negatif Medsos, Diskominfo Kabupaten Tangerang Gencarkan Literasi Digital di Sekolah

M Rahman Akurat | 12 Juni 2026, 08:35 WIB
Cegah Dampak Negatif Medsos, Diskominfo Kabupaten Tangerang Gencarkan Literasi Digital di Sekolah
Kegiatan sosialisasi literasi digital yang berlangsung di SMPN 2 Tigaraksa

AKURAT JAKARTA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memperkuat literasi digital bagi generasi muda.

Langkah nyata ini kembali ditunjukkan melalui kegiatan sosialisasi literasi digital yang menyasar para pelajar di tingkat sekolah menengah.

Kali ini, kegiatan edukasi tersebut berlangsung di SMPN 2 Tigaraksa, pada Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: BYD Atto 3 Bawa e-Platform 3.0 dan Desain Dragon Face Premium, Siap Jadi Andalan Keluarga Modern dan Pecinta Crossover Listrik

Rangkaian kegiatan dipimpin oleh Sekretaris Dinas Diskominfo Kabupaten Tangerang, Akhmad Farhan.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa dan siswi dengan pemahaman mendalam mengenai ekosistem digital.

Dalam arahannya, Farhan menekankan pentingnya bagi pelajar untuk memahami cara kerja dunia digital.

Hal ini mencakup potensi manfaat besar yang dapat diambil, hingga risiko negatif yang mungkin timbul akibat penggunaan internet yang tidak bijak.

"Tujuan utama kami adalah memberikan edukasi kepada anak-anak muda, khususnya pelajar SMP, agar mereka benar-benar memahami dunia digital," tegasnya.

Baca Juga: BYD Diam-Diam Luncurkan Atto 3 Series, SUV Listrik Futuristik Ini Disebut Makin Nyaman Dipakai Seharian untuk Perjalanan Jauh hingga 480 Km

Farhan menyampaikan, pihaknya ingin para pelajar tahu keuntungan apa yang bisa didapat, sekaligus mewaspadai hal-hal negatif yang bisa muncul akibat kesalahan atau perbuatan yang tidak semestinya di ruang digital.

Lebih lanjut, Farhan menjelaskan bahwa Diskominfo secara konsisten melakukan kampanye literasi digital melalui berbagai platform.

Selain kunjungan langsung ke sekolah-sekolah (roadshow), kampanye edukasi juga digencarkan melalui kanal media sosial resmi, seperti Instagram.

Strategi multi-kanal ini diharapkan dapat menjangkau para pelajar dengan lebih efektif dan relevan dengan kebiasaan mereka sehari-hari.

Diskominfo optimistis bahwa dengan edukasi yang berkelanjutan, para pelajar dapat menjadi pengguna internet yang cerdas. Mereka juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan produktif.

"Kami berharap sosialisasi ini membantu siswa memahami karakter dunia digital sehingga mereka bisa memanfaatkannya untuk kebaikan," katanya.

Baca Juga: Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Laga Pembuka Pecahkan Rekor Tiga Kartu Merah

Kegiatan ini, lanjutnya, akan terus dilaksanakan secara rutin. Tahun ini, Diskominfo menargetkan kunjungan edukasi ke enam sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 2 Tigaraksa, Kenedi, mengaku bahwa edukasi ini sangat krusial bagi siswa.

Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat meminimalisir penyalahgunaan gawai dan media sosial di kalangan pelajar.

"Banyak anak yang menganggap remeh apa yang mereka posting di media sosial. Mereka tidak sadar bahwa satu kata atau perilaku buruk di internet bisa berdampak besar bagi masa depan mereka. Jejak digital itu tidak akan pernah hilang," ungkap Kenedi.

Baca Juga: Drama Gol VAR Menit Akhir, Timnas Indonesia U-19 Kalah dari Australia di Semifinal

Kenedi berharap, melalui pembekalan ini, para siswa tidak lagi sembarangan dalam menggunakan ponsel, terutama terkait media sosial.

Ia ingin anak didiknya paham bahwa ponsel bukan hanya alat untuk kesenangan sesaat, melainkan tanggung jawab besar yang harus digunakan dengan bijak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.