Sepak Terjang Hamzah Haz di Politik, Wartawan yang Jadi Wakil Presiden Ke 9 RI

AKURAT JAKARTA - Hamzah Haz, wakil presiden ke 9 RI tutup usia pada Rabu (24/7) pagi tadi.
Wakil yang mendampingi kabinet Megawati itu meninggal dunia di usianya yang sudah renta yakni 84 tahun.
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Hamzah Haz sempat dirawat di RSPAD, namun karena faktor usia, beliau dinyatakan meninggal dunia.
Kini jasad Hamzah Haz telah dimakamkan di kawasan Jogjogan, kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Dalam prosesi pemakamannya itu, dihadiri presiden ke 6 RI hingga ketua MK Jimly Asshiddiqie.
Baca Juga: Ngeri, ODGJ Bacok Driver Ojol di Pinggir Jalan Hingga Tewas dengan Tangan Kiri Putus
Karir politik Hamzah Haz
Selama hidup, Hamzah Haz memiliki reputasi yang baik dalam bidang politiknya.
Karir politik yang ia pupuk, membawa dirinya pada posisi puncak yakni menjadi wakil presiden RI ke 9 mendampingi mantan presiden Megawati Soekarno Putri.
Meski karirnya dikancah politik terbilang cemerlang, Faktanya, Hamzah Haz justru memulai karir di dunia jurnalistik dan berprofesi menjadi wartawan.
Menurut pemberitaan, dahulu Hamzah Haz bekerja di koran lokal, Bebas.
Dan memilih untuk menggeluti sebagai wartawan investigasi.
Karirnya menjadi seorang wartawan kemudian berlanjut dan sempat memutuskan untuk pindah ke Yogyakarta mengikuti orang tuanya.
Namun pada tahun 1965 ia memutuskan kembali ke Pontianak.
Saat di Pontianak, Hamzah aktif dalam organisasi PMII atau pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.
Baca Juga: Tutup Usia, Ini Profil Wakil Presiden Ke 9 Hamzah Haz
Dan menjadi ketua presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) konsulat pontianak.
Berkat karirnya di organisasi tersebut, Hamzah Haz sukses terjun di dunia politik dan terpilih jadi anggota DPRD Kalbar mewakili partai Nahdlatul Ulama.
Dan dalam waktu kurang dari 10 tahun, Hamzah terpilih menjadi DPR dapil Kalimantan Barat pada tahun 1971.
Berawal dari sini karirnya terus melesat mulai jadi ketua fraksi PPP di DPR dan ketum PPP tahun 1998.
Baca Juga: Heboh Fenomena Joki Dibidang Kedokteran Mulai Menjamur, Netizen Was-was
Pada masa peralihan orde baru ke reformasi, Hamzah Haz jadi tokoh politik yang terus disorot.
Lantaran ia dikenal dekat dengan salah satu tokoh besar NU yakni Abdurrahman Wahid.
Atas hubungan yang dekat itu, Hamzah dipercaya untuk menjabat menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan di kabinet Gus Dur.
Namun posisinya dibidang tersebut, ia hanya menjabat selama 22 hari.
Baca Juga: Abidzar Ngamuk Gara-gara Netizen X Asbun Soal Ayahnya Almarhum Uje: Kita Ketemu di Kantor Polisi
Adapun diketahui dari laman Tempo, Hamzah Haz sempat mengundurkan diri dari kabinet Persatuan karena ingin berfokus mengelola PPP.
Kemudian dia baru bergabung lagi ke politik saat dirinya diusung sebagai kandidat calon wakil presiden untuk mendampingi Megawati yang naik jabatan dari wapres menjadi Presiden.
Dalam sidang MPR Hamzah bersaing dengan Akbar Tandjung, SBY dan Siswono Yudhohusono dan berhasil menang mengalahkan dua kandidat lain.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






