Hari Pertama Uji Coba, ASN Pemprov DKI yang WFH Baru 13 Persen

AKURAT.CO - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menyebut bahwa ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang menerapkan work form home (WFH) pada hari pertama, Senin (21/08) kemarin, baru 13 persen.
Sekretaris BKD DKI Jakarta, Etty Agustijani menyebut, jumlah tersebut berdasarkan persentase dari ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang tidak melakukan pelayanan langsung.
Untuk diketahui, mengacu pada SE Sekda No. 34 Tahun 2023, yang diperbolehkan WFH adalah ASN yang tidak melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Baca Juga: Pemprov DKI Kenakan Sanksi Bagi ASN yang Melanggar WFH
"Kalau di SE tersebut yang boleh melakukan WFH yang bukan pelayanan langsung. Nah yang bukan pelayanan langsung itu jumlahnya ada 15.335 orang PNS. Dari jumlah itu kemarin yang melakukan WFH baru 13 persen sekitar 2000-an," kata Etty saat dihubungi, Selasa (22/08).
Dikatakan Etty, SE yang baru terbit menjadi salah satu faktor persentase ASN yang WFH masih sedikit.
"Karena pertama SE nya itu baru terbit, sehingga ada yang seharusnya melakukan WFH tapi karena ada kegiatan sehingga ke kantor," ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa Brawijaya Gelar Aksi Sosial dan Solidaritas Untuk Sultan Rifat, Keluarga Terharu
Lanjutnya, faktor lain yakni belum adanya jadwal WFH yang dibuat masing-masing SKPD.
Etty pun mengaku bahwa pihaknya sudah menyosialisasikan kembali terkait WFH ini.
"Kemudian ada SKPD yang belum bikin jadwal siapa-siapa yang harus WFH. Nah hari ini sudah kita sosialisasikan lagi, mudah-mudahan hari ini kita akan tarik lagi mungkin datanya agak siangan," ungkap Etty.
Baca Juga: Diduga Lawan Arus, Truk Muatan Bata Tabrak 7 Motor di Lenteng Agung
Terkait jumlah pegawai sendiri, Etty menuturkan bahwa total keseluruhan ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov DKK berkisar hampir ribu orang.
"Jadi seluruh pegawai BKD itu kan ada 51.714 ini PNS, kemudian ditambah PPPK ada 6.395. Jadi totalnya sekianlah. Nah itu ASN Pemprov DKI Jakarta," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





