Jakarta

Kasus TB di Jakarta Meningkat Cepat, Legislator Golkar Ramly HI Minta Dinkes Agresif Tangani

Laode Akbar | 11 Juli 2026, 16:27 WIB
Kasus TB di Jakarta Meningkat Cepat, Legislator Golkar Ramly HI Minta Dinkes Agresif Tangani
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mempercepat upaya penanganan tuberkulosis (TB) di ibu kota.

Menurutnya, penyebaran penyakit tersebut berlangsung sangat cepat sehingga membutuhkan langkah yang lebih agresif, baik dalam deteksi maupun pengobatan pasien.

Hal itu disampaikan Ramly dalam rapat pembahasan Rancangan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Komisi E DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Peringati Muharram, Golkar DKI Santuni Anak Yatim dan Doakan Ahmad Zaki Jadi Gubernur

Ramly menilai masyarakat yang terpapar TB harus dirangkul dan didorong untuk menjalani pengobatan hingga tuntas agar tidak terus menularkan penyakit kepada orang lain.

"Menular sangat cepat, sangat cepat. Kalau kita juga tidak antisipasi, lama-lama keluarga kita kena. Makanya reses kita selalu sampaikan, kita harus mengayomi orang yang kena TB, harus kita baik-baikin dia supaya dia ikut juga berobat. Kalau nggak, nanti lama-lama menular ke kita, ke anak kita," kata Ramly.

Ia juga mengingatkan tingginya kepadatan penduduk Jakarta menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyebaran TB, terutama di kawasan permukiman yang minim paparan sinar matahari.

"Karena warga Jakarta yang padat penduduk, yang kurang kena matahari, pasti kena itu. Jadi buat percepatan," ujarnya.

Anggota Komisi E DPRD DKI itu mengaku melihat langsung masih lambatnya proses pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan deteksi TB.

Menurut dia, laju penambahan kasus tidak sebanding dengan jumlah warga yang berhasil diperiksa.

"Saya juga tahu sudah ada di sana orang-orang TB, TB, TB, tapi percepatannya. Saya tahu karena saya punya sopir-sopir. Cek MCU kali ini 100, besok 150. Lambat kalau gitu, di luar lambat, nambah cepat sekali," katanya.

Karena itu, Ramly meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta mempercepat skrining dan penanganan TB agar penyebaran penyakit dapat ditekan serta target pengendalian kasus di Jakarta dapat tercapai. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y