Jakarta

Satu RT di Cawang Bakal Hilang Imbas Normalisasi Kali Ciliwung, Pemprov DKI Targetkan Pembebasan 170 Rumah

Laode Akbar | 10 Juli 2026, 16:06 WIB
Satu RT di Cawang Bakal Hilang Imbas Normalisasi Kali Ciliwung, Pemprov DKI  Targetkan Pembebasan 170 Rumah
Bangunan yang sudah dirobohkan imbas proyek normalisasi Kali Ciliwung di RT 15 Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) akan menghapus satu rukun tetangga (RT) di kawasan Cawang, Jakarta Timur imbas proyek normalisasi Kali Ciliwung.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan bahwa Pemprov menargetkan pembebasan 170 rumah di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, untuk mendukung percepatan proyek normalisasi Kali Ciliwung.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 62 rumah telah dibayarkan ganti ruginya sekaligus dibongkar, sementara 108 rumah lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Baca Juga: Pemprov DKI Percepat Normalisasi Kali Ciliwung, Target Pembebasan Lahan Cawang Rampung Akhir 2026

Ia menjelaskan, pembebasan lahan di kawasan tersebut berdampak pada hilangnya satu rukun tetangga (RT), yakni RT 15, karena seluruh wilayahnya akan digunakan untuk pembangunan tanggul dan penataan bantaran sungai.

"Di Kelurahan Cawang ini total kurang lebih yang akan kami bebaskan sebanyak 170 pintu rumah. Dari jumlah itu sudah kami bayarkan sebanyak 62 rumah, sedangkan sekitar 108 pintu masih dalam proses pembayaran," tutur Ika saat mendampingi Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meninjau lokasi normalisasi Kali Ciliwung di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, pembebasan lahan di Cawang mencakup dua RT, yakni RT 15 dan RT 02. Namun, RT 15 akan hilang sepenuhnya karena seluruh wilayahnya terdampak proyek.

"Terdapat dua RT yang akan terkena pembebasan lahan yaitu RT 15 dan RT 02. Dengan pembebasan lahan ini, satu RT, yakni RT 15, akan habis. Panjang penanganan di Kelurahan Cawang sekitar 550 meter," ujarnya.

Baca Juga: Tak Ingin Tertinggal di Segmen SUV Premium Elektrifikasi, BYD Denza B5 Tampil Gagah! Siap Hancurkan Dominasi Pemain Lama

Ika mengatakan, pembebasan lahan di Cawang merupakan bagian dari target penanganan normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 16,5 kilometer yang menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

Pada 2026, Pemprov menargetkan penyelesaian pembebasan lahan sepanjang sekitar dua kilometer yang meliputi kawasan Cawang, Rawajati, dan Pengadegan.

"Target kami di 2026 untuk Cawang, Rawajati, dan Pengadegan kurang lebih sampai akhir tahun ini sekitar dua kilometer. Harapannya pada ulang tahun Jakarta tahun depan kita bisa tembuskan dari MT Haryono sampai Jembatan Kalibata," jelasnya.

Menurut Ika, hasil pembongkaran 62 rumah yang telah dibebaskan mulai memperlihatkan badan Kali Ciliwung yang sebelumnya tertutup permukiman warga.

"Kalau Bapak lihat ke sana sudah kelihatan Kali Ciliwung. Selama ini kawasan yang sering terlihat penuh rumah saat tim susur sungai datang itu berada di lokasi ini. Sekarang sudah mulai terlihat karena rumah-rumahnya sudah dibongkar," katanya.

Baca Juga: Desain Mewah Bukan yang Utama, BYD Denza B5 Siapkan Sistem Penggerak AWD dan Baterai Blade LFP untuk Libas Medan Ekstrem, Tinggal Tunggu Waktu Rilis!

Ia menambahkan, kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu titik yang kerap terdampak banjir ketika debit air Kali Ciliwung meningkat, sehingga normalisasi diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sungai sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar.

"Sekarang ini adalah Kali Ciliwung Pak. Jadi kalau seandainya Jakarta dalam kondisi siaga, kemudian daerah Rawajati, Kalibata yang sering banjir adalah kawasan ini, Pak," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.