Jakarta

Penyusunan RKPD 2026, Legislator Golkar Sardy Wahab Minta Pemprov DKI Prioritaskan Kebutuhan Mendasar Warga

Laode Akbar | 9 Juli 2026, 21:56 WIB
Penyusunan RKPD 2026, Legislator Golkar Sardy Wahab Minta Pemprov DKI Prioritaskan Kebutuhan Mendasar Warga
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprioritaskan penyelesaian persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Hal itu disampaikan Sardy saat rapat pembahasan RKPD bersama mitra kerja Komisi D DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, setiap alokasi anggaran harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi warga, bukan sekadar memenuhi target perencanaan.

Baca Juga: Soroti Persoalan Program Pangan Murah, Legislator Golkar Ramly HI: Warga Antre dari Jam 2 Pagi Tapi Tak Dapat

"RKPD harus menjawab kebutuhan masyarakat, bukan hanya menjadi daftar program," ujar Sardy.

Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian serius Pemprov DKI, mulai dari pengendalian banjir, penataan ruang terbuka hijau (RTH), hingga pembangunan infrastruktur jalan.

Sardy meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) mempercepat normalisasi Kali Ciliwung dengan segera menuntaskan proses pembebasan lahan yang selama ini menjadi kendala.

Ia mengingatkan Jakarta akan segera memasuki musim hujan sehingga upaya pengendalian banjir tidak boleh terhambat.

"Jangan biarkan pembebasan lahan menghambat normalisasi sungai," tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kualitas air sungai yang dinilai masih keruh dan berbau meski sejumlah lokasi telah ditata.

Karena itu, Sardy mendorong Dinas SDA melibatkan tenaga ahli agar pengelolaan dan perawatan sungai dapat dilakukan secara berkelanjutan.

"Sungai yang sudah ditata harus bersih dan tidak berbau," katanya.

Tak hanya soal sungai, Anggota Komisi D DPRD DKI itu juga meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota meningkatkan aspek keselamatan di seluruh ruang terbuka hijau.

Menurutnya, taman-taman di Jakarta perlu dilengkapi pagar pengaman, kamera pengawas (CCTV), serta rambu-rambu peringatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan, khususnya bagi anak-anak.

"Keselamatan pengunjung, terutama anak-anak, harus menjadi prioritas," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y