Sambungan PAM Sudah Terpasang, Legislator Golkar Andri Santosa Ungkap Banyak Warga Jakbar Belum Nikmati Air Bersih

AKURAT JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, mengungkap masih banyak warga di Jakarta Barat yang belum dapat menikmati layanan air bersih meski sambungan pipa dan meter air dari PAM Jaya telah terpasang di rumah mereka.
Hal itu disampaikan Andri dalam rapat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan 2026 bersama jajaran BUMD di Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut banyak dikeluhkan warga, terutama di wilayah Cengkareng dan Kalideres.
"Saya sangat mengapresiasi program PAM dengan penyambungan pipa baru. Warga yang puluhan tahun belum pernah tersambung pipa tentu sangat senang. Tapi banyak juga yang sampai hari ini sudah tersambung dua bulan, tiga bulan, bahkan empat bulan, namun belum pernah merasakan air bersih karena airnya belum mengalir," ujar Andri.
Ia meminta jajaran PAM Jaya menjadikan persoalan tersebut sebagai perhatian serius agar masyarakat tidak terus menunggu tanpa kepastian kapan layanan air bersih dapat dinikmati.
Andri mengatakan, saat masa reses dirinya sempat menerima pertanyaan dari warga terkait kewajiban membayar abonemen meski air belum mengalir.
Menurut dia, kekhawatiran tersebut muncul karena pengalaman saat layanan air masih dikelola pihak ketiga.
Namun, ia mengaku mendapat penjelasan langsung dari Direktur Utama PAM Jaya bahwa pelanggan yang sudah terpasang sambungan tetapi belum memperoleh aliran air tidak akan dikenakan biaya abonemen.
"Jawaban Pak Dirut membuat masyarakat lega. Beliau menyampaikan kalau yang sudah tersambung tetapi belum bisa merasakan air bersih, maka tidak dikenakan abonemen atau tidak perlu membayar," tukasnya.
Meski demikian, Andri menilai PAM Jaya tetap perlu menetapkan target waktu yang jelas untuk mengalirkan air ke rumah-rumah yang sudah dipasang sambungan baru.
"Kalau bisa harus ada target, harus ada jangka waktunya supaya masyarakat tidak terus bertanya kapan mereka bisa menikmati air bersih. Jangan sampai hanya dipasang meteran dan sambungannya saja, tetapi airnya belum juga mengalir," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Andri juga mengapresiasi langkah PAM Jaya yang dinilainya agresif memperluas jaringan perpipaan untuk meningkatkan cakupan layanan air perpipaan di Jakarta.
Meski demikian, Anggota Komisi B DPRD DKI itu turut mengingatkan agar pekerjaan penyambungan pipa memperhatikan kondisi jalan setelah proses galian selesai.
"Kadang di lapangan masih ada keluhan jalan menjadi macet atau bekas galian belum ditutup rapi. Itu juga menjadi catatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






