Legislator Golkar Dadiyono Dorong Jakarta World Folkfest 2026 Jadi Agenda Internasional untuk Perkuat Status Kota Global

AKURAT JAKARTA - Bendahara Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dadiyono, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta World Folkfest 2026 yang dinilainya menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri opening ceremony Jakarta World Folkfest 2024 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Menurut Dadiyono, penampilan delegasi dari sejumlah negara sahabat bersama pertunjukan budaya Betawi menunjukkan kekayaan budaya yang perlu terus dijaga dan dipromosikan kepada dunia.
Baca Juga: Modus Tukar Pelat Nomor di Parkiran Apartemen, Pelaku Curanmor Ditangkap
"Materi perwakilan delegasi negara-negara sahabat yang hadir dan menampilkan kesenian budaya dari masing-masing negara sangat luar biasa. Dari DKI Jakarta juga luar biasa. Budaya Betawi sangat kaya yang harus tetap dijaga dan dilestarikan," ujar Dadiyono.
Ia menegaskan, cita-cita Jakarta menjadi kota global yang berbudaya harus diwujudkan secara nyata, terlebih menjelang peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.
"Target Jakarta menjadi kota global yang berbudaya ini harus benar-benar bisa terwujud. Apalagi tahun depan DKI Jakarta akan berusia 500 tahun. Budaya harus tetap lestari dan tetap dijaga," katanya.
Dadiyono juga berharap jumlah negara peserta Jakarta World Folkfest yang saat ini berjumlah 6 negara dapat terus bertambah pada penyelenggaraan berikutnya.
Menurut Anggota Komisi A DPRD DKI itu, semakin banyak partisipasi negara sahabat akan semakin memperkuat kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan Jakarta di tingkat global.
"Kita berharap semakin bertambah, sehingga kita bisa berinteraksi dan berkolaborasi dengan negara-negara sahabat. Tahun depan akan semakin bagus dan semakin meriah," tukasnya.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Opening Ceremony Jakarta World FolkFest 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Ajang budaya internasional ini diikuti 115 delegasi dari enam negara, yakni Rumania, Yunani, Polandia, Filipina, Rusia, dan Korea Selatan, bersama para seniman Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






