Legislator Golkar Alia Noorayu Minta Pemprov DKI Susun Roadmap Pemenuhan CCTV di Jakarta

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta menyusun roadmap pemenuhan kebutuhan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di seluruh wilayah Jakarta secara bertahap.
Hal itu disampaikan Alia dalam rekomendasi Komisi A dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2-APBD), beberapa waktu lalu.
"Komisi A meminta Diskominfotik menyampaikan secara khusus kepada Komisi A kebutuhan riil CCTV di Provinsi DKI Jakarta beserta roadmap pemenuhannya secara bertahap," kata Alia.
Ia mengapresiasi realisasi pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jakarta Smart City yang berhasil melampaui target. Namun, DPRD menilai penguatan infrastruktur pengawasan berbasis teknologi masih perlu menjadi perhatian.
Karena itu, Komisi A meminta Diskominfotik menyampaikan secara khusus kebutuhan riil CCTV di Provinsi DKI Jakarta beserta peta jalan (roadmap) pemenuhannya kepada DPRD.
"Laporan tersebut agar memuat kondisi eksisting, kekurangan CCTV yang masih harus dipenuhi, prioritas wilayah, target tahunan kebutuhan anggaran, serta strategi percepatan melalui pengadaan pemerintah, kemitraan dengan sektor swasta pengelola kawasan, dan integrasi CCTV milik instansi lain," tutur Alia.
Menurut Alia, keberadaan CCTV memiliki peran strategis dalam mendukung keamanan dan tata kelola perkotaan.
Selain menjadi instrumen pencegahan tindak kriminalitas, CCTV juga dinilai penting untuk pengawasan ruang publik serta membantu penanganan kemacetan lalu lintas.
Atas dasar itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI itu meminta pelaksanaan roadmap pemenuhan CCTV dijadikan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Perkembangan pelaksanaannya juga diminta dilaporkan secara berkala kepada Komisi A DPRD DKI Jakarta sebagai bahan evaluasi.
"Komisi A meminta pelaksanaan roadmap tersebut menjadi prioritas Pemprov DKI dan dilaporkan perkembangannya secara berkala kepada Komisi A," tukasnya.
Selain itu, Alia juga meminta Diskominfotik menyusun kajian potensi pendapatan BLUD Jakarta Smart City secara komprehensif sebagai dasar penetapan target pendapatan yang lebih realistis dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.
Ia menilai, apabila tren pertumbuhan pendapatan BLUD Jakarta Smart City terus meningkat secara signifikan, Pemprov DKI Jakarta perlu mengkaji bentuk kelembagaan yang paling sesuai guna mendukung pengembangan usaha serta memperkuat tata kelola organisasi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 3Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 4Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






