Jakarta

Masih Ada Lahan Kosong Ancol Belum Dimanfaatkan, Legislstor Golkar Basri Baco Minta Segera Dimonetisasi

Laode Akbar | 29 Juni 2026, 23:47 WIB
Masih Ada Lahan Kosong Ancol Belum Dimanfaatkan, Legislstor Golkar Basri Baco Minta Segera Dimonetisasi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, menyoroti masih adanya lahan kosong milik PT Pembangunan Jaya Ancol yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.

Ia mendorong manajemen BUMD tersebut segera mengembangkan aset-aset tersebut agar dapat memberikan tambahan pendapatan bagi perusahaan maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menurutnya, lahan-lahan yang belum produktif seharusnya dapat dimonetisasi melalui berbagai skema pengembangan.

Baca Juga: Kritik SiLPA Disdik DKI Rp1,1 Triliun, Legislator Golkar Ramly HI: Harusnya Bisa Perluas Sekolah Swasta Gratis

"Itu Ancol tanahnya masih banyak yang kosong berdasarkan informasi," kata Baco saat rapat kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta terkait pembahasan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu..

Ia mengatakan lahan kosong tersebut dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan investor atau pihak yang memiliki kemampuan pendanaan sehingga tidak lagi menjadi aset yang menganggur.

"Nah coba sekali-sekali mungkin yang punya kelebihan dana bikin sesuatu di dalam situ supaya tanah-tanah yang kosong itu bisa monetize. Jadi duit lah," ujarnya.

Baco menilai langkah tersebut penting dilakukan di tengah tantangan fiskal yang dihadapi Jakarta.

Menurutnya, setiap BUMD perlu lebih kreatif dalam mengoptimalkan aset yang dimiliki agar mampu meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Selain Ancol, Koordinator Komisi B DPRD DKI itu juga mendorong seluruh BUMD Jakarta memanfaatkan aset-aset yang belum produktif, baik berupa lahan maupun gedung kosong.

Menurutnya, aset tersebut seharusnya dapat menghasilkan nilai ekonomi apabila dikelola secara optimal.

"Artinya gandeng pihak ketiga, swasta atau siapapun. Lahan-lahan kosong, gedung-gedung kosong jadi duit," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y