Legislator Golkar Dimaz Raditya Ungkap 1.782 Rekomendasi BPK Belum Dituntaskan, Minta Pemprov DKI Percepat Tindak Lanjut

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, menyoroti masih banyaknya rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang belum ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Meski kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Dimaz mengingatkan masih terdapat 1.782 rekomendasi BPK yang belum diselesaikan.
Hal itu disampaikannya saat membacakan pandangan umum fraksinya terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2-APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Legislator Golkar Ramly HI Usul Boarding School Khusus Anak Miskin di Lima Wilayah Jakarta
Dimaz mengatakan, raihan opini WTP untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut patut diapresiasi.
Namun, menurutnya, capaian tersebut harus dibarengi dengan komitmen menyelesaikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.
"WTP ke-7 adalah kehormatan yang menuntut kejujuran. BPK mencatat empat kelompok temuan signifikan yang kategorinya berulang dari tahun ke tahun," kata Dimaz.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dipaparkan Fraksi Golkar, sejak 2002 BPK telah menerbitkan 12.241 rekomendasi kepada Pemprov DKI Jakarta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 85,48 persen telah ditindaklanjuti, namun masih ada 1.782 rekomendasi yang belum tuntas.
"Dari 12.241 rekomendasi kumulatif sejak 2002, sebanyak 85,48 persen telah ditindaklanjuti. Namun masih ada 1.782 rekomendasi yang belum tuntas, sebagian menggantung lebih dari dua dekade," ujarnya.
Menurut Dimaz, rekomendasi yang belum diselesaikan tersebut mencerminkan masih adanya pekerjaan rumah dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
"Rekomendasi yang menumpuk bukan sebuah prestasi, ia adalah utang tata kelola," tegas Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta itu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





