Ketua DPRD DKI Minta Lowongan Padat Karya Menyasar Banyak Sektor, Sebut Industri Kreatif Jadi Opsi

AKURAT JAKARTA – Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, berharap program pembukaan lebih dari 2.800 lowongan kerja padat karya yang direncanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat menyasar berbagai sektor pekerjaan agar manfaatnya lebih luas bagi masyarakat.
Menurut Suhud, hingga saat ini DPRD masih menunggu rincian teknis pelaksanaan program tersebut. Meski demikian, ia berharap program itu tidak hanya terfokus pada satu bidang tertentu.
"Kita harapkan sih memang dilakukan di banyak sektor ya. Bisa macam-macam lah ya. Bisa di industri kreatif misalnya, ataupun juga di sektor-sektor yang lain," kata Suhud di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Ia memperkirakan program padat karya nantinya dapat diterapkan pada sejumlah pekerjaan yang berkaitan dengan pembenahan kota maupun sektor lain yang memiliki daya serap tenaga kerja cukup besar.
"Itu kan mungkin lebih ke perbaikan lingkungan ataupun kerja-kerja yang sifatnya pembenahan kota ya mungkin ya. Tapi mungkin nanti kita masih menunggu realisasi riilnya seperti apa," ujarnya.
Selain memberi masukan terkait sektor prioritas, Suhud juga menyampaikan dukungan terhadap rencana Pemprov DKI membuka ribuan lapangan pekerjaan tersebut.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah yang baik di tengah tantangan ekonomi dan tingginya angka pengangguran.
"Saya kira itu usulan yang bagus ya, usulan yang sangat baik. Di tengah situasi ekonomi yang berat, pengangguran banyak, rencana ataupun program Pak Gubernur ini patut didukung," ucapnya.
Politikus PKS itu menilai program tersebut juga berpotensi disinergikan dengan program pemerintah pusat, termasuk program magang bagi para pencari kerja.
Menurut dia, kolaborasi antarlembaga dapat memperluas peluang penyerapan tenaga kerja di Jakarta.
"Kalau misalnya ini bisa kita kolaborasikan atau kita sinergikan, nah itu bisa membantu mengurangi pengangguran di Jakarta," tukasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan skema padat karya dengan membuka sekitar 2.843 lowongan kerja sebagai bantalan sosial untuk mengantisipasi tekanan ekonomi yang terjadi di masyarakat.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, Pemprov DKI membuka kurang lebih 2.843 lowongan dengan upah yang diberikan setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026.
"Skema padat karya supaya orang bisa bekerja, dan kami membuka kurang lebih 2.843 lowongan. Dan mereka digaji setara dengan UMP di DKI Jakarta ini," kata Pramono di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






