Jakarta

Ketua DPRD DKI Minta Lowongan Padat Karya Menyasar Banyak Sektor, Sebut Industri Kreatif Jadi Opsi

Laode Akbar | 9 Juni 2026, 17:52 WIB
Ketua DPRD DKI Minta Lowongan Padat Karya Menyasar Banyak Sektor, Sebut Industri Kreatif Jadi Opsi
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin.

AKURAT JAKARTA – Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, berharap program pembukaan lebih dari 2.800 lowongan kerja padat karya yang direncanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat menyasar berbagai sektor pekerjaan agar manfaatnya lebih luas bagi masyarakat.

Menurut Suhud, hingga saat ini DPRD masih menunggu rincian teknis pelaksanaan program tersebut. Meski demikian, ia berharap program itu tidak hanya terfokus pada satu bidang tertentu.

"Kita harapkan sih memang dilakukan di banyak sektor ya. Bisa macam-macam lah ya. Bisa di industri kreatif misalnya, ataupun juga di sektor-sektor yang lain," kata Suhud di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Berburu Tiket Murah! Daftar 57 Kereta Api Diskon 30 Persen Selama Libur Sekolah 2026, Begini Cara Pesannya

Ia memperkirakan program padat karya nantinya dapat diterapkan pada sejumlah pekerjaan yang berkaitan dengan pembenahan kota maupun sektor lain yang memiliki daya serap tenaga kerja cukup besar.

"Itu kan mungkin lebih ke perbaikan lingkungan ataupun kerja-kerja yang sifatnya pembenahan kota ya mungkin ya. Tapi mungkin nanti kita masih menunggu realisasi riilnya seperti apa," ujarnya.

Selain memberi masukan terkait sektor prioritas, Suhud juga menyampaikan dukungan terhadap rencana Pemprov DKI membuka ribuan lapangan pekerjaan tersebut.

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah yang baik di tengah tantangan ekonomi dan tingginya angka pengangguran.

"Saya kira itu usulan yang bagus ya, usulan yang sangat baik. Di tengah situasi ekonomi yang berat, pengangguran banyak, rencana ataupun program Pak Gubernur ini patut didukung," ucapnya.

Baca Juga: Tak Sekadar Ditertibkan, Pemprov DKI Bakal Beri Pelatihan Kerja Bagi Jukir Liar Pemilik KTP Jakarta yang Terjaring Operasi

Politikus PKS itu menilai program tersebut juga berpotensi disinergikan dengan program pemerintah pusat, termasuk program magang bagi para pencari kerja.

Menurut dia, kolaborasi antarlembaga dapat memperluas peluang penyerapan tenaga kerja di Jakarta.

"Kalau misalnya ini bisa kita kolaborasikan atau kita sinergikan, nah itu bisa membantu mengurangi pengangguran di Jakarta," tukasnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan skema padat karya dengan membuka sekitar 2.843 lowongan kerja sebagai bantalan sosial untuk mengantisipasi tekanan ekonomi yang terjadi di masyarakat.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, Pemprov DKI membuka kurang lebih 2.843 lowongan dengan upah yang diberikan setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026.

Baca Juga: Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Persija, Gubernur Pramono Harap STY Beri Kado Istimewa untuk Jakarta pada HUT ke-500 Tahun Depan

"Skema padat karya supaya orang bisa bekerja, dan kami membuka kurang lebih 2.843 lowongan. Dan mereka digaji setara dengan UMP di DKI Jakarta ini," kata Pramono di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/6/2026) lalu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.