Jakarta

Bukan Cuma Ujian Susulan, Disdik DKI Siapkan Seragam dan Dukungan Psikis bagi Korban Kebakaran Kemayoran

Laode Akbar | 3 Juni 2026, 15:46 WIB
Bukan Cuma Ujian Susulan, Disdik DKI Siapkan Seragam dan Dukungan Psikis bagi Korban Kebakaran Kemayoran
Anak-anak korban kebakaran di Kemayoran

AKURAT JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah bantuan bagi siswa terdampak kebakaran di wilayah Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Bantuan tersebut tidak hanya terkait pelaksanaan ujian susulan, tetapi juga mencakup kebutuhan belajar hingga dukungan psikologis bagi anak-anak korban kebakaran.

Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, perhatian pemerintah saat ini difokuskan agar siswa yang terdampak musibah dapat segera kembali menjalani aktivitas belajar tanpa hambatan.

Baca Juga: Era Baru di Anfield Dimulai! Andoni Iraola Resmi Sepakati Kontrak Dua Tahun Bersama Liverpool

"Concern-nya Pak Gub, Pak Wagub itu bagaimana anak-anak tidak terkendala kembali untuk belajar. Bukan hanya sekadar ujiannya, psikisnya, lalu misalkan bukunya, seragamnya, itu sedang kami siapkan," kata Nahdiana kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Menurut dia, banyak siswa yang terdampak bukan karena sekolah mereka mengalami kerusakan, melainkan karena rumah atau tempat tinggal mereka ikut terbakar. Akibatnya, sejumlah anak kehilangan perlengkapan sekolah hingga dokumen pendidikan.

"Alhamdulillah gedung sekolahnya tidak terdampak, tetapi anak-anak banyak yang terdampak karena tempat tinggalnya," tuturnya.

Ia mengatakan, Disdik DKI saat ini juga masih melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak kebakaran.

Pendataan dilakukan untuk mengetahui kondisi anak-anak, termasuk kebutuhan pendidikan yang perlu dipenuhi.

Baca Juga: Usai Kebakaran Dahsyat di Kemayoran, Disdik DKI Siapkan Skema Ujian Susulan Akhir Semester Bagi Siswa Terdampak

Selain itu, Disdik membuka posko layanan untuk membantu pengurusan dokumen pendidikan yang hilang atau rusak akibat kebakaran, seperti ijazah dan dokumen lainnya.

Nahdiana mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pemulihan siswa, termasuk lembaga kemanusiaan.

"Biasanya kami juga berkoordinasi dengan kolaborator seperti PMI. Tapi ini sedang kami siapkan juga dari Disdik supaya anak-anak bisa kembali ke sekolah," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.