Jakarta

Rano Karno Sebut Perputaran Ekonomi Jakarta dari Akhir 2025 hingga Lebaran 2026 Tembus Rp67 Triliun

Laode Akbar | 30 Mei 2026, 16:41 WIB
Rano Karno Sebut Perputaran Ekonomi Jakarta dari Akhir 2025 hingga Lebaran 2026 Tembus Rp67 Triliun
Acara "Illumination of Jakarta: Glow of Peace" dalam rangka Hari Raya Waisak 2026 di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyebut rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya yang digelar di Jakarta sejak akhir tahun hingga masa Lebaran memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di ibu kota. Nilainya disebut mencapai Rp67 triliun.

Rano mengatakan kegiatan yang dikemas Pemprov DKI tidak hanya berfungsi sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kalau kita hitung dari mulai Desember sampai Lebaran, Maret itu perputaran ekonomi di Jakarta sampai Rp67 triliun," ujar Rano kepada wartawan usai menghadiri perayaan Hari Raya Waisak 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Tak Hanya di Lenteng Agung, Rano Karno Ingatkan Potensi Jalan Amblas Bisa Terjadi di Wilayah Jakarta Lain

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan publik yang dikemas dengan baik dapat menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan.

Rano menjelaskan rangkaian acara yang dimaksud dimulai sejak perayaan akhir tahun seperti Christmas Carol, kemudian dilanjutkan berbagai kegiatan keagamaan lain hingga momentum Idul Fitri. Adapun perayaan Waisak disebut menjadi bagian dari rangkaian agenda tersebut.

"Inilah yang akan menjadi format baku," kata mantan Anggota DPR RI itu.

Ke depan, Pemprov DKI berencana menjadikan agenda keagamaan tahunan sebagai program yang dikemas lebih terstruktur, khususnya pada periode Desember hingga Maret.

Menurut Rano, periode tersebut bukan hanya menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat Jakarta, tetapi juga membuka peluang pergerakan ekonomi yang lebih besar.

"Di sinilah inti kebersamaan Jakarta dan juga menghasilkan perputaran ekonomi di Kota Jakarta ini," katanya.

Selain aspek ekonomi, Pemprov DKI juga menilai rangkaian kegiatan lintas budaya dan keagamaan dapat memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat Jakarta yang beragam.

Namun demikian, Rano belum merinci sumber perhitungan maupun komponen pembentuk angka perputaran ekonomi Rp67 triliun tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y