Jakarta

4 Warga Jakarta Jadi Korban Kecelakaan KA di Bekasi, Wagub Rano Jamin Biaya Pemakaman hingga Santunan

Laode Akbar | 28 April 2026, 20:16 WIB
4 Warga Jakarta Jadi Korban Kecelakaan KA di Bekasi, Wagub Rano Jamin Biaya Pemakaman hingga Santunan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, menyusul adanya warga Jakarta yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa dari total 14 korban, empat di antaranya merupakan warga Jakarta. Kondisi ini membuat Pemprov DKI turut mengambil peran dalam penanganan dan pendampingan keluarga korban.

"Artinya ini menjadi juga bagian tanggung jawab, karena berdasarkan informasi dari 14 korban, empat orang itu warga Jakarta," ujar Rano saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Tim DVI Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga mencakup seluruh proses pemulasaraan hingga pemakaman korban. Pemprov DKI memastikan keluarga korban tidak perlu memikirkan biaya maupun prosedur dalam proses tersebut.

"Insyaallah pasti kita bantu. Di DKI itu sudah berjalan, apalagi korban ini juga bagian dari komponen masyarakat kita, seperti Dasawisma dan Jumantik," katanya.

Selain itu, bantuan juga disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Rano menegaskan, meskipun mekanismenya tidak bersifat otomatis, bantuan akan selalu diberikan dalam kondisi darurat.

"Tadi Baznas juga memberikan bantuan. Itu bukan otomatis, tapi kalau ada kejadian seperti ini pasti kita berikan bantuan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dinas terkait telah dikerahkan untuk menangani proses pemakaman korban. Jenazah akan disalatkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan dengan difasilitasi oleh pemerintah daerah.

"Semua sudah dibantu, ada Dinas Pemakaman. Nanti habis Dzuhur langsung dibawa ke masjid, disalatkan, setelah itu langsung dibawa ke bivak," jelasnya.

Rano menambahkan, kehadiran pemerintah dalam situasi duka ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus upaya memberikan ketenangan bagi keluarga korban.

"Yang penting keluarga korban kita pastikan mendapat pendampingan," tandas mantan Anggota DPR RI itu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y