Jakpro Pamer Pengerjaan Proyek LRT Jakarta Fase 1B Capai 6,4 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

AKURAT JAKARTA - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro bersama kontraktor pelaksana proyek LRT Jakarta Fase 1B menegaskan komitmennya dalam mengedepankan aspek keamanan, keselamatan kerja, serta kenyamanan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan standar keselamatan konstruksi yang mengacu pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 serta standar internasional ISO 45001:2018.
Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, mengatakan keselamatan kerja menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan transportasi publik modern di Jakarta.
Baca Juga: Dinas PRKP DKI Catat Jakbar dan Jakut Masih Jadi Kantong RW Kumuh, Total Turun dari 445 Jadi 421 RW
"Keselamatan bukan hanya bagian dari prosedur proyek, tetapi menjadi budaya kerja yang terus kami bangun bersama seluruh mitra dan pekerja di lapangan. Kami ingin memastikan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B berjalan produktif, aman, dan tetap memperhatikan kenyamanan warga," ujar Ramdani dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, penerapan standar keselamatan tersebut tidak hanya bersifat administratif, melainkan juga mewajibkan audit periodik, laporan insiden secara transparan, serta perbaikan berkelanjutan selama proyek berlangsung.
Jakpro mencatat, sejak dimulainya pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, proyek tersebut telah membukukan 6.405.252 total jam kerja dengan catatan zero accident atau tanpa kecelakaan. Selain itu, proyek ini juga menyerap sebanyak 1.160 tenaga kerja.
Ia menjelaskan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B sendiri dilakukan di kawasan dengan lalu lintas padat dan area kerja yang terbatas.
"Karena itu, perlindungan warga sekitar mendapat porsi perhatian yang sama besarnya dengan keselamatan pekerja," tukasnya.
Baca Juga: Liburan Singkat Tetap Praktis, Ini Tips Packing yang Wajib Kamu Coba
Sementara itu, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B hingga minggu pertama Mei 2026 telah mencapai 92,67 persen.
Kehadiran jalur baru LRT Jakarta ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi perkotaan sekaligus mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi publik yang lebih terintegrasi, aman, dan ramah lingkungan.
"Jakpro optimistis pembangunan proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan, keselamatan konstruksi, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat Jakarta," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





